Tips Memilih Cross Trainer yang Tepat

Cross trainer adalah salah satu olahraga kardio yang mampu menyehatkan jantung. Berolahraga dengan cross trainer juga terbilang cukup aman daripada treadmil. Karena saat menggunakan treadmil, kecepatan gerakan diatur menggunakan mesin sedangkan saat menggunakan cross trainer semua kecepatan Anda yang mengaturnya menggunakan tenaga sendiri.

cross trainer terbaik

Tips Memilih Cross Trainer yang Tepat

Saat ini semakin banyak orang yang memilih untuk membeli alat fitnes sendiri sehingga memudahkan mereka yang tidak memiliki banyak waktu. Karena dengan berolahraga di rumah, maka Anda dapat menghemat waktu karena bisa dilakukan kapanpun saat Anda memiliki waktu luang.

Namun saat memilih alat fitnes, Anda harus teliti. Karena jika sampai salah membeli alat, tentu Anda tidak akan mendapatkan manfaat yang maksimal.

1. Tentukan Tempat Meletakkannya

Sama seperti alat fitnes lainnya, cross trainer memiliki ukuran yang cukup besar dan tentu akan memakan tempat. Karena itu, sebelum membeli alat tersebut tentukan terlebih dahulu di ruangan mana Anda akan meletakkannya.

Pastikan Anda memiliki cukup ruang untuk meletakkan cross trainer. Anda bisa terlebih dahulu mengukur ruangan tempat dimana cross trainer akan diletakkan dan tambahkan sekitar 10 sampai 15 cm, untuk memudahkan Anda saat berolahraga dengan nyaman.

Perhatikan juga suhu ruangan tempat Anda meletakkannya. Jika suhu terlalu dingin, maka dapat menghadirkan embun pada bagian papan sirkuit. Untuk meminimalisirnya, Anda dapat menutup alat tersebut dengan menggunakan kain.

2. Cek Berat Maksimum Pengguna

Rata-rata cross trainer memiliki berat pengguna maksimum sekitar 130 kg.  Dan jika berat anda mendekati atau lebih dari 130 kg, pilih cross trainer yang berukuran lebih besar, agar latihan Anda dapat lebih stabil dan menyenangkan.

3. Lakukan Perbandingan

Sebelum memutuskan untuk membeli cross trainer, Anda bisa membandingkan satu alat dengan alat lainnya. Mulai dari harga hingga kenyamanan saat Anda menggunakannya. Selain itu, Anda bisa memilih alat yang memiliki monitor detak jantung.

Tips Meningkatkan Latihan Anda

Saat berolahraga dengan cross trainer, Anda harus mempertahankan kecepatan dan meningkatkan interval guna mendapatkan manfaat yang maksimal. Beriku beberapa cara meningkatkan latihan Anda.

  1. Menambah Interval Latihan

Salah satu caranya adalah dengan menambahkan interval latihan Anda. Caranya, setelah lima menit pemanasan, kayuh pedal selama satu menit secepat yang Anda bisa. Lalu gunakan waktu dua atau tiga menit selanjutnya untuk memulihkan tenaga dengan kecepatan normal. Anda bisa mengulanginya selama beberapa kali. Selain itu, Anda juga bisa menambah waktu saat mengayuh dengan kecepatan tinggi dan mengurangi waktu istirahat.

  1. Kayuh ke Arah Belakang

Anda bisa menantang diri Anda dengan memberikan variasi seperti mengayuh ke arah belakang atau mundur. Mengayuh mundur dapat membakar lemak bagian paha, Anda juga bisa merasakan perbedaan karena otot tidak terbiasa melakukan gerakan mundur seperti itu. Hal ini bagus untuk meningkatkan keseimbangan sekaligus membakar lemak bagian paha. 

Jika ingin lebih menantang, posisikan diri Anda dengan berjongkok sambil mengayuh ke arah belakang selama 30 detik. Jika Anda melakukannya selama seminggu, Anda akan merasakan perubahan pada bagian kaki Anda.

  1. Lepaskan Pegangan

Anda juga bisa melepaskan pegangan tangan saat menggunakan cross trainer, guna melatih keseimbangan Anda. Anda bisa melepaskan pegangan untuk meningkatkan keseimbangan, membuat lingkar pinggang lebih ramping serta mengurangi gejala nyeri punggung bagian bawah.  Dengan melepaskan pegangan, Anda akan memaksa diri untuk melibatkan otot perut dan otot inti guna menjaga keseimbangan tubuh.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*