Tak Perlu Cemas, Atasi Metatarsalgia dengan Perawatan Mandiri

Metatarsalgia adalah kondisi saat telapak kaki mengalami pembengkakan dan menyebabkan rasa nyeri yang parah. Secara spesifik, pembengkakan ini terjadi di area metatarsal, yaitu tulang di bagian tengah kaki yang terhubung dengan jari-jari kaki Anda. 

Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Faktor yang paling umum adalah cedera yang terjadi ketika melakukan aktivitas olahraga, khususnya olahraga yang melibatkan berlari dan melompat. 

Apakah Metatarsalgia berbahaya? 

Sebenarnya, kondisi ini bukanlah kondisi yang berbahaya. Tidak semua cedera kaki harus diobati dengan melakukan perawatan medis di rumah sakit. Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri untuk meredakan rasa nyeri akibat kondisi ini.

Selain itu, perawatan mandiri di rumah juga bisa membantu memulihkan kondisi Anda, meredakan gejala dan membuat kaki Anda cepat pulih. Oleh sebab itu, tidak perlu khawatir dengan risiko dari kondisi ini.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa gejala yang parah mungkin perlu perawatan khusus dari dokter. Apabila perawatan mandiri dan penggunaan obat pereda nyeri tak kunjung meringankan gejala, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda dengan dokter.

Dokter bisa melakukan diagnosa dan menentukan upaya pengobatan yang lebih tepat untuk kondisi Anda. 

Melakukan upaya perawatan mandiri di rumah 

Ketika mengalami cedera Metatarsalgia, Anda bisa mencoba untuk meredakan pembengkakannya dengan melakukan upaya berikut: 

  • Kompres dingin

Cobalah untuk mengompres area yang terasa nyeri dan membengkak menggunakan kompres dingin. Lapisi es batu dengan kain atau handuk, kemudian letakkan handuk atau kain tersebut pada kaki Anda. 

Kompreslah selama kurang lebih 20 menit setiap 2-3 jam sekali. Ini bisa membantu meredakan pembengkakan dan menghilangkan rasa nyeri untuk sementara waktu. 

  • Mengistirahatkan kaki

Saat mengalami gejala Metatarsalgia, sebaiknya Anda segera mengistirahatkan kaki Anda. Jangan menggunakannya untuk berdiri atau berjalan terlalu lama. 

Setelah berjalan atau berdiri, duduklah dengan posisi kaki diangkat sehingga lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya. Gunakan bantal untuk menyangga kaki Anda. 

Selama kaki Anda belum sepenuhnya membaik, hindari aktivitas olahraga yang berat. Ganti rutinitas lari Anda dengan berenang atau bersepeda. 

  • Bijak memilih sepatu

Sepatu yang Anda gunakan juga akan memengaruhi proses penyembuhan kaki Anda. Saat mengalami Metatarsalgia, hindari menggunakan sepatu yang terlalu ketat serta memiliki sol yang tinggi.

Gunakanlah alas kaki yang longgar dan memiliki sol yang lembut. Pastikan bagian tumit sepatu Anda tidak lebih tinggi dari bagian depannya, agar Anda tidak bertumpu pada kaki bagian depan ketika berjalan. 

  • Konsumsi obat pereda nyeri

Anda bisa mengandalkan obat pereda nyeri yang umumnya dijual di apotek untuk meredakan nyeri. Ini meliputi obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen.

Tapi, perlu diingat, jangan konsumsi ibuprofen dalam waktu 48 jam setelah nyeri muncul. Tunggu sampai lewat dari 48 jam, barulah Anda mengonsumsi obat tersebut. 

Dalam beberapa kasus, jika gejala tak kunjung membaik setelah melakukan hal di atas, maka dokter bisa meresepkan obat pereda nyeri yang lebih keras untuk Anda gunakan. Selain itu, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalankan terapi menggunakan sepatu berbahan khusus.

Namun, sebagian besar kasus Metatarsalgia bisa membaik dengan sendirinya selama Anda melakukan upaya perawatan di rumah secara maksimal. Anda bisa mengunjungi dokter hanya jika kondisi tak kunjung membaik meski upaya perawatan di rumah telah dijalankan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*