Apa Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Sunburn?

Apa Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Sunburn?

Sinar matahari memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D, seperti menjaga kepadatan tulang pada orang dewasa dan membuat tulang agar lebih sehat dan kuat pada anak-anak. Akan tetapi, terpapar sinar matahari secara berlebihan juga tidak baik untuk tubuh, khususnya kulit. Sebab, dapat menyebabkan kulit terbakar atau sunburn, terutama paparan sinar matahari di atas jam 09.00.

Penyebab Sunburn

Sunburn adalah reaksi inflamasi yang muncul pada kulit akibat paparan sinar matahari berlebih tanpa pelindung, seperti sunblock atau sunscreen. Kondisi ini bisa dialami seseorang mulai dari tingkat yang ringan hingga parah, tergantung jumlah melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit, rambut, bola mata, dan bibir dan melindungi kulit dari sinar matahari. Caranya dengan menggelapkan kulit yang terkena paparan sinar matahari.

Jumlah melanin yang dimiliki seseorang ini ditentukan oleh genetika. Itulah mengapa, sebagian orang yang mengalami sunburn, kulitnya berubah menjadi coklat. Sebab, produksi melaninnya banyak. Namun, bagi orang yang jumlah melaninnya sedikit, paparan sinar matahari yang lama tanpa pelindung apapun dapat menyebabkan sel-sel kulit menjadi merah, bengkak, dan nyeri. 

Adapun orang-orang yang memiliki risiko tinggi mengalami sunburn adalah sebagai berikut. 

  • Memiliki warna kulit pucat dan rambut pirang atau kemerahan
  • Tinggal atau berlibur di tempat yang bersuhu panas atau dekat dengan ketinggian
  • Sering beraktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan sunscreen atau sunblock
  • Berenang atau membasahi kulit dengan air saat suhu sedang panas-panasnya
  • Tidak pernah menggunakan sunscreen atau sunblock
  • Sering menggunakan tanning bed

Gejala Sunburn

Gejala sunburn mungkin tidak langsung muncul dalam beberapa jam. Biasanya gejala akan muncul setelah 4 jam kulit terpapar sinar matahari dan semakin memburuk 24 – 36 jam setelahnya. Berikut gejala sunburn yang muncul.

  • Kulit menjadi kemerahan
  • Kulit membengkak, melunak dan terasa hangat atau panas ketika disentuh
  • Kulit melepuh dan terdapat cairan yang bisa pecah kapan saja di dalamnya
  • Demam
  • Pusing
  • Mual
  • Kelelahan

Setelah itu, kulit akan mulai mengelupas pada hari ke 3 hingga 5. Ini merupakan tanda bahwa kulit sedang mencoba untuk membersihkan diri dari sel-sel yang rusak. Hindari mencabut atau menarik kulit yang mengelupas tersebut karena dapat menimbulkan luka dan memperlambat proses penyembuhan. Biarkan kulit mengelupas dengan sendirinya. 

Cara Mengobati Sunburn

Saat mengalami sunburn, lakukan beberapa langkah berikut ini untuk meredakan kulit yang memerah atau meradang.

  • Kompres dengan kulit yang terbakar dengan menggunakan kain lembut atau handuk yang sudah direndam dengan air es.
  • Oleskan krim yang mengandung aloe vera, menthol, atau pelembap untuk melembapkan dan mendinginkan area kulit yang terbakar.
  • Minum aspirin, asetaminofen, atau ibuprofen jika mengalami nyeri, pusing, dan demam.
  • Perbanyak minum air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
  • Jangan mengoleskan petroleum jelly pada saat sunburn.
  • Hindari paparan sinar matahari pada kulit yang mengalami sunburn sampai kulit benar-benar sembuh.

Selain itu, jika kulit melepuh, lakukan langkah berikut ini untuk mengatasinya :

  • Tutupi area kulit yang melepuh dengan kain kasa untuk mencegah infeksi.
  • Usahakan untuk menjaga kulit yang melepuh tersebut jangan sampai pecah karena akan memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Oleskan salep antiseptik pada kulit yang melepuh dan pecah.

Jika gejala sunburn yang dialami semakin parah, seperti dehidrasi, demam tinggi, dan rasa sakit yang luar biasa lebih dari 48 jam, segera cari bantuan medis untuk mendapat penanganan yang tepat. 

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*