Sebagai Suplemen Glukosamin, Ampuhkah Oste Forte Atasi Masalah?

oste forte

Oste Forte dapat dibilang sebagai suplemen glukosamin karena tujuan utama dari penciptaannya adalah menjadi substitusi atau pengganti glukosamin alami tubuh. Glukosamin adalah senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan sendi.

Oste Forte merupakan suplemen berbentuk kaplet yang dibuat sedemikian rupa untuk mengatasi masalah persendian. Kombinasi kandungan glukosamin dan kondroitin sulfat di dalam suplemen ini bekerja langsung untuk meredakan rasa nyeri akibat peradangan sendi yang pada ujung sendinya saling bergesekan (osteoartritis), memperbaiki kerusakan sendi dan tulang rawan, serta membantu pembentukan kolagen.

Selain glukosamin HCl dan kondroitin sulfat, Oste Forte juga mengandung vitamin C, magnesium, seng, dan mangan. Kandungan glukosamin HCl mendominasi dalam suplemen ini. Jumlahnya diketahui hingga 500 miligram. Adapun kondroitin sulfat hanya 400 miligram. Sebagai pelengkap, vitamin C hanya ada 50 miligram, mangan 0,5 miligram, seng 5 miligram, dan 10 miligram magnesium.

Oste Forte termasuk obat bebas dan oleh karenanya bisa dibeli tanpa resep dokter. Masalahnya, tanpa resep atau konsultasi dengan dokter, apakah produk suplemen ini aman dan bisa memberikan efek yang sesuai dengan narasi yang dibangunnya?

Ada sebuah laporan beredar di Australia tentang penelitian terbaru suplemen glukosamin. Inti dari laporan tersebut adalah glukosamin HCl nyatanya tidak memberi efek berarti dan malah, bisa membahayakan.

The Australian Rheumatology Association, sebagai Asosiasi Rematologi Australia mengeluarkan peringatan, “berhenti minum glukosamin.” Kata salah seorang yang berpengaruh di organisasi itu, Profesor David Hunter, glukosamin tidak membantu. “Dan malah bisa berbahaya,” lanjut orang yang menjabat sebagai juru bicara asosiasi sekaligus ketua Institute of Bone dan Joint Research di Universitas Sydney itu. 

  • Sebenarnya Apa Itu Glukosamin HCl?

Glukosamin sendiri sebenarnya adalah zat atau senyawa yang bisa dihasilkan oleh tubuh. Orang-orang yang disasar oleh suplemen jenis ini, termasuk Oste Forte, secara alamiah tak mampu lagi memproduksi glukosamin, sehingga terjadilah gejala atau keluhan.

Dalam industri farmasi, glukosamin HCl yang mana merupakan senyawa monosakarida, didapat dari bahan-bahan hidrolisis seperti cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur. Zat ini bekerja dengan merangsang produksi proteoglikan dan meningkatkan penyerapan sulfur oleh tulang rawan artikular.

Yang jadi masalah, perusahaan farmasi kerap tidak menulis dengan jelas dari mana glukosamin yang ada di dalam produknya didapat. Redaksi salah satu surat kabar di Australia, The Age and the Herald, mengungkapkan bahwa ada beberapa produk glukosamin yang dijual hanya menuliskan catatan kecil “berasal dari makanan laut” di bagian belakang botol.

Padahal ada orang-orang yang tidak bisa menerima makanan-makanan laut. Yang ada, mereka bisa alergi. Efek samping yang dicatat oleh otoritas kesehatan Australia, meskipun jarang, termasuk reaksi anafilaksis yang mengancam jiwa, serta pendarahan otak, perdarahan gastrointestinal, kesulitan bernapas, kejang, mati rasa, hepatitis, gagal hati, detak jantung tidak teratur dan kebutaan.

Asosiasi Arthritis Australia berdasarkan penemuan tersebut langsung meninjau kembali sarannya sendiri tentang penggunaan glukosamin. Terlebih banyak dari efek samping ini disebabkan oleh orang yang menggunakan pil glukosamin tanpa mengetahui apa sebenarnya kandungan dari suplemen tersebut.

Karena berita itu datang dari seberang benua, dalam hal ini Australia, bisa jadi atau belum tentu hal yang sama terjadi di Indonesia. Hingga saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan/atau otoritas kesehatan lain, semisal Kementerian Kesehatan, dan semacamnya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait suplemen glukosamin. 

Artinya, penggunaan suplemen ini, termasuk Oste Forte, masih tidak ada masalah. Untuk menyikapi ini, mungkin dapat kembali ke masing-masing individu. Kalau masih butuh dan dirasa memberikan manfaat, apalagi sudah mendapat rekomendasi dari dokter, sepertinya mengonsumsi Oste Forte atau merek suplemen glukosamin lain bisa tetap dilakukan.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*