Jenis-jenis Ruang Isolasi Rumah Sakit

Kata-kata isolasi memang terdengar menyeramkan. Akan tetapi, kata-kata isolasi justru sangat berguna bagi pasien yang menderita penyakit tertentu. Ya, pasien yang memerlukan penanganan khusus umumnya akan dimasukkan ke runag isolasi rumah sakit oleh tim medis. Tujuannya baik, guna membuat pemulihan sang pasien lebih cepat dan optimal.

Ruang isolasi rumah sakit sendiri dapat diartikan sebagai suatu kamar di mana pasien akan ditindak scara khusus tanpa ada bauran dengan pasien lain. Dengan berada di ruang isolasi, pasien terhindar dari risiko terkena penyakit lainnya akibat bergabung kamar dengan pasien lain. Risiko penularan dari pasien ke tim medis yang keluar masuk ke ruangan tersebut juga bisa diminimalkan karena umumnya jika ingin masuk ke ruang isolasi, perlu ada prosedur khusus guna mencegah penularan.

Ruang isolasi di rumah sakit-rumah sakit pun kini sudah tak asing lagi di masyarakat umum setelah makin banyaknya penyakit baru dengan tingkat penularan tinggi. Namun, tahukah Anda jika ruang isolasi yang ada di rumah sakit sebenarnya terbagi menjadi beberapa jenis? Berikut ini adalah beberapa jenis ruang isolasi yang umum ada di rumah sakit.

  1. Ruang Isolasi Standar

Ruang isolasi standar adalah ruangan khusus tempat menanganani pasien yang terinfeksi penyakit menular, seperti flu ataupun cacar air. Dalam satu ruangan isolasi, hanya boleh ada satu pasien yang terinfeksi.

Ruang isolasi standar memiliki prosedur yang mengharuskan setiap orang yang masuk dengan perlindungan diri standar, seperti memakai pakaian khusus dan sarung tangan. Tiap orang pun harus mencuci tangannya dengan sabun antiseptik sesuai ketentuan medis setiap ingin masuk ataupun keluar dari ruang isolasi standar.

  • Ruang Isolasi Kontak

Untuk masuk ke ruang isolasi rumah sakit yang satu ini, tim medis diinstruksikan untuk meminimalkan kontak dengan pasien. Pengenaan jubah khusus serta sarung tangan menjadi alat pelindung diri yang wajib dipakai selama berada di ruang isolasi kontak.

Ruang isolasi kontak menjadi ruangan pengananan khusus bagi pasien yang menderita penyakit akibat bakteri yang bisa menular lewat kontak langsung. Contohnya, penderita yang terkena diare parah akibat bakteri Clostridium difficile umumnya akan dirawat di ruang isolasi kontak.

  • Ruang Isolasi Percikan

Ruang isolasi percikan ditujukan bagi penderita penyakit-penyakit yang bisa menular lewat percikan air liru (droplet).  Conntohnya jika Anda menderita batuk parah bahkan ketika divonis terkena Covid-19, ruang isolasi percikan akan menjadi ruangan perawatan Anda sampai sembuh nanti.

Sama seperti ruang isolasi rumah sakit lainnya, jenis ruang isolasi yang satu ini juga menerapkan standar perlindungan diri bagi paramedis dan staf rumah sakit yang keluar masuk ruangan ini. Tidak hanya memakai jubah khusus sekaligus sarung tangan, tiap orang yang hendak masuk ke ruang isolasi percikan diwajibkan pula mengenakan kacamata google dan masker. Pasalnya, penyakit-penyakit yang ditularkan lewat percikan bisa menginfeksi mata lewat mata, mulut, hidung, dan lubang telinga.

  • Ruang Isolasi Udara

Bisa dibilang, ruang isolasi udara merupakan ruang isolasi rumah sakit yang memiliki kasta pengamanan tertinggi. Dalam ruangan ini, tiap paramedis dan staf rumah sakit yang keluar masuk mesti mengenakan alat pelindung diri lengkap, dari jubah, sarung tangan, kacamata, serta masker respirator N95.

Dalam ruang isolasi yang sati ini, dibuat pula ventilasi khusus guna menyaring penyebab infeksi, virus maupun bakteri, agar kemungkinan menyebarnya semakin minim. Ruang isolasi udara ditujukan kepada pasien-pasien seperti tuberculosis maupun campak. Di mana penyakit-penyakit tersebut bisa ditularkan lewat artikel kecil di udara.

***

Penempatan pasien ke ruang isolasi rumah sakit sekali lagi bukan untuk membuat pasien terasingkan. Tujuannya hanya guna pemulihan pasien yang lebih cepat serta pencegahan dampak penularan yang lebih luas. Jadi ketika Anda maupun keluarga ditempatkan di ruang isolasi tertentu di rumah sakit, percayalah bahwa itu pilihan terbaik dari tim medis.

Tags: , ,

Apa Itu Test PCR HCV RNA? Berikut Penjelasannya

Merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengecek keberadaan virus hepatitis C (HCV) pada pasien menggunakan darahnya disebut dengan test PCR HCV RNA. Tes ini juga bisa digunakan untuk mengukur jumlah atau titer virus di dalam darah yang juga dikenal dengan viral load, jika hasil pemeriksaan juga ditemukan virus.

Pemeriksaan ini membuat dokter bisa menjelaskan diagnosis hepatitis C dengan lebih mudah, hepatitis C merupakan infeksi terhadap organ hati akibat virus hepatitis C. Virus ini juga menyebabkan peradangan dan kerusakan pada hati, pada pemeriksaan di atas dokter akan mencari materi genetik virus melalui proses bernama polymerase chain reaction (PCR).

Test PCR HCV RNA

Meskipun penularan hepatitis C tidak semudah virus sejenisnya yakni hepatitis B, namun infeksi yang muncul tetap harus diwaspadai. Pada umumnya, para penderita tidak merasakan gejala apa pun sehingga tak menyadari bahwa orang tersebut sudah mengalami penyakit ini. Penularan virus ini bisa terjadi lewat beberapa hal, di antaranya seperti berikut.

  • Penggunaan jarum suntik bersama pada obat-obatan terlarang jenis suntik.
  • Penggunaan benda-benda bersama seperti alat cukur.
  • Hubungan seksual dengan penderita infeksi.
  • Faktor keturunan, yakni ditularkan ibu hamil kepada sang anak.

Hal inilah mengapa tes PCR HCV RNA diperlukan, karena berfungsi untuk melakukan diagnosis hepatitis C pada orang yang dicurigai mengalami infeksi ini. Selain itu pemeriksaan ini juga digunakan untuk menentukan pengobatan yang tepat guna mengatasi perkembangan virus dan mengurangi viral load.

Siapa yang Membutuhkan

Tes ini direkomendasikan bagi pasien dengan beberapa keperluan, seperti untuk mendeteksi infeksi hepatitis C akut sebelum antibodi terdeteksi dalam darah. Mendeteksi dan memastikan adanya infeksi hepatitis C kronis, lalu menghitung kadar RNA virus dalam darah penderita hepatitis C kronis, memantau perkembangan hepatitis C dan responsnya terhadap antivirus.

Prosedur Test PCR HCV RNA

  • Pemeriksaan tes ini dilakukan dengan cara tenaga medis akan mengambil sampel darah dari pasien melalui beberapa prosedur.
  • Pertama tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah menggunakan cairan antiseptik, umumnya pada bagian siku, hal ini dilakukan untuk membunuh kuman di permukaan kulit.
  • Lengan atas pasien akan diikat menggunakan perban elastis, supaya aliran darah pada lengan bisa terkumpul dan pembuluh darah mudah ditemukan.
  • Setelah pembuluh darah ditemukan, darah kemudian diambil dengan cara menyuntikan jarum steril ke pembuluh darah.
  • Kemudian, tabung khusus akan dipasang tepat di belakang jarum dan fungsinya untuk menampung darah dari pasien.
  • Ketika jumlah darah sudah cukup, jarum akan dilepas dan pada bagian yang disuntik kemudian akan ditutup menggunakan perban.
  • Proses pengambilan darah pada pemeriksaan ini biasanya membutuhkan waktu sekitar lima menit, penderita atau pasien akan merasa sedikit nyeri ketika jarum suntik dilepas.

Terdapat dua jenis pemeriksaan PCR HCV RNA, di antaranya tes kualitatif dan tes kuantitatif. Kedua jenis tes ini memiliki pengertian masing-masing dan fungsi yang dimiliki juga berbeda. Berikut penjelasan dari kedua jenis pemeriksaan tersebut.

  • Tes Kualitatif

Tujuan dilakukan tes kualitatif adalah untuk mengetahui keberadaan virus dalam darah pasien, namun tidak bisa digunakan untuk menentukan jumlah partikel virus yang terdapat dalam tubuh. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan setelah tes antibodi hepatitis C menunjukkan hasil positif, hasil pemeriksaan ini menandakan ada dan tidaknya virus dalam tubuh.

  • Tes Kuantitatif

Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengukur jumlah virus yang terdapat di dalam darah pasien, tes ini penting untuk mendiagnosis dan memantau perkembangan jumlah virus selama pengobatan. Hasil tes ini dinyatakan dalam satuan unit internasional per milimiter (IU/ml), hasil di atas 800.000 IU/ml dikatakan tinggi, sementara di bawah 800.000 IU/ml tergolong dalam kategori rendah.

Tags:

Cara Mengobati Sariawan agar Tidak Terasa Perih

Sariawan adalah hal yang umum terjadi dan dapat dialami oleh hampir semua orang. Meskipun tidak berbahaya, tetapi sariawan cukup mengganggu dan menimbulkan rasa perih, terlebih saat Anda sedang makan dan berbicara. Ada beberapa cara mengobati sariawan dengan menggunakan bahan-bahan alami.

Cara mengobati sariawan secara alami agar tidak terasa perih

Meskipun sariawan akan hilang akan hilang dengan sendirinya, Anda tetap berharap ada cara mengobati sariawan yang efektif agar sariawan tidak perih. Cara mengobati sariawan agar sariawan tidak perih sebenarnya tidaklah sulit dan dapat dilakukan dengan bahan-bahan alami. Berikut cara mengobati sariawan dengan bahan-bahan alami agar sariawan tidak perih.

  • Berkumur dengan air garam

Salah satu cara mengobati sariawan dengan bahan alami agar sariawan tidak perih adalah dengan berkumur dengan air garam. Berkumur dengan air garam dapat mengeringkan sariawan. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh garam ke dalam ½ gelar air, lalu berkumur menggunakan campuran tersebut selama 15-30 detik.

  • Berkumur dengan campuran air dan soda kue

Selain air garam, campuran air dan soda kue dapat digunakan sebagai cara mengobati sariawan agar sariawan tidak perih. Cara alami ini dapat mengurangi peradangan dan mengembalikan keseimbangan pH. Anda bisa mencampurkan 1 sendok teh soda kue ke dalam ½ gelas air hangat. Berkumurlah selama 15-30 detik. Anda dapat mengulanginya lagi setiap beberapa jam, sesuai dengan kebutuhan.

  • Madu

Madu merupakan cara mengobati sariawan yang efektif karena dapat mengurangi rasa sakit, peradangan, ukuran dari sariawan, serta mencegah munculnya infeksi. Hal ini karena madu memiliki kandungan antiradang dan antibakteri. Namun, pilihlah madu yang alami seperti madu Hanuka.

  • Yogurt

Yogurt mengandung probiotik yang dapat mengobati dan mencegah sariawan yang mungkin disebabkan oleh bakteri. Anda bisa mengonsumsi satu cangkir yogurt setiap harinya.

  • Minyak kelapa

Kandungan antimikroba dan antiradang membuat minyak kelapa efektif menyembuhkan sariawan yang disebabkan oleh bakteri dan mengurangi radang serta rasa sakit dari sariawan. Minyak kelapa juga dapat mencegah munculnya sariawan.

  • Chamomile

Chamomile sebuah tanaman bunga yang bisa dikonsumsi sebagai teh, mengandung antiseptik dan antiradang yang dapat menyembuhkan luka dan mengurangi rasa sakit. Anda dapat menggunakan kantong teh chamomile yang telah dibasahi dengan air hangat untuk dikompres pada area mulut yang terkena sariawan Anda selama beberapa menit. Anda juga bisa berkumur dengan teh chamomile sebanyak tiga sampai empat kali dalam sehari.

  • Lidah buaya

Lidah buaya ternyata selain berguna untuk kesuburan rambut, juga dapat digunakan untuk menyembuhkan sariawan. Sifat antiinflamasi dan penenang yang terkandung pada lidah buaya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dengan meringankan rasa sakit dan menutup luka sariawan dengan cepat.

Cara penggunaannya pun sederhana, cukup oleskan ke area yang terkena sariawan dan biarkan selama 20 menit. Setelah itu, Anda bisa langsung membilas mulut dengan air hangat. Cukup ulangi beberapa kali hingga sariawan hilang.

  • Gunakan es batu

Cara mengobati sariawan agar tidak perih bisa menggunakan es batu. Caranya, letakkan beberapa buah es batu yang sudah dilapisi handuk bersih. Kemudian, tempelkan pada area gusi dan mulut yang terkena sariawan hingga es batu meleleh.

Tags:

Rasakan Manfaat Bernyanyi sebagai Upaya Terapi Mental

Bernyanyi merupakan kegiatan yang seringkali dilakukan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Selain sebagai sarana hiburan, ada banyak manfaat bernyanyi yang sangat baik, khususnya bagi kondisi kesehatan mental.

manfaat bernyanyi

Secara khusus, manfaat bernyanyi akan semakin terasa apabila kegiatan bernyanyi dilakukan bersama-sama dalam kelompok. Mengobati masalah kesehatan mental dengan bernyanyi menjadi salah satu upaya pengobatan dari terapi musik.

Bagaimana bernyanyi dapat mengobati masalah kesehatan mental?

Pemanfaatan bernyanyi sebagai upaya pengobatan kesehatan mental didasari pada pemahaman era Yunani kuno. Menurut pemahaman tersebut, musik dan suara bisa menjadi metode penyembuhan yang efektif, secara khusus pada orang-orang yang membutuhkan bantuan secara mental.

Dalam sejarah, telah terbukti bahwa musik berhasil meningkatkan moral para pasukan militer saat berperang serta mendukung seseorang untuk bekerja dengan lebih cepat dan produktif. Sementara, di masa kini, berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan bahwa musik mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan bayi prematur, dan mengatasi stres.

Bernyanyi, sebagai bagian dari terapi musik, bekerja berdasarkan metode yang digunakan. Terapi umumnya dilakukan pada sesi khusus dengan terapis dengan mendengarkan musik melalui instrumen ataupun dari speaker. Pasien akan diajak untuk turut bernyanyi mengikuti irama musik selama sesi terapi tersebut.

Saat bernyanyi, Anda akan merasakan pengalaman yang menyenangkan dan positif. Ada rasa kepuasaan yang ditimbulkan setelah sukses bernyanyi. Hal ini mendukung proses pengobatan masalah mental yang diderita.

Selain itu, selain menyembuhkan kondisi mental, manfaat bernyanyi juga dapat dirasakan pada kondisi fisik. Ketika bernyanyi, tubuh akan menyesuaikan diri melalui gerakan bernapas yang lebih dalam dan membentuk pola baru saat mengikuti irama musik. Gerakan pernapasan yang berbeda akan mendukung aliran oksigen ke otak dengan lebih maksimal.

Penyakit yang bisa disembuhkan dengan bernyanyi

Selain mengobati kesehatan mental, bernyanyi juga bisa memberikan manfaat bagi kondisi medis tertentu. Secara khusus, bernyanyi bisa mengobati kondisi:

  • Demensia
  • Autisme atau kesulitan belajar
  • Kanker
  • Gangguan perilaku atau kejiwaan
  • Gangguan kecemasan
  • Depresi
  • Stres pasca trauma

Meski dipercaya bisa mengobati kondisi kesehatan mental, bernyanyi tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya upaya pengobatan. Aktivitas ini sebaiknya dikombinasikan juga dengan upaya pengobatan lain untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal. Selain itu, tidak semua jenis penyakit mental bisa disembuhkan dengan bernyanyi.

Tidak hanya mengobati pasien dengan penyakit psikologis tertentu, bernyanyi juga bisa membantu Anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Kegiatan ini mampu mendukung kinerja harian dan mengontrol pikiran saat beraktivitas.

Sebagai bagian dari terapi musik, manfaat bernyanyi pada aktivitas sehari-hari dapat berupa:

  • Mengurangi resiko stres
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengontrol kemampuan menahan rasa sakit
  • Mengurangi perubahan suasana hati yang drastis dan terus-menerus
  • Mengurangi resiko terkena penyakit stroke

Bernyanyi secara berkelompok

Menurut penelitian, secara khusus bernyanyi bisa memberikan dampak yang lebih signifikan apabila digabungkan dengan aktivitas yang melibatkan kegiatan sosial. Kombinasi dari bernyanyi dengan kegiatan sosial secara berkelompok akan memberikan rasa memiliki dan kesejahteraan yang berlangsung selama beberapa hari.

Selain itu, bernyanyi juga menjadi sarana bagi orang-orang dalam suatu kelompok sosial untuk saling berkomunikasi dan berbagi. Hal ini berguna bagi orang-orang yang memiliki kecemasan sosial dan kepercayaan diri yang rendah. Bernyanyi seorang diri tetap bisa memberikan manfaat dan mendukung aktivitas sehari-hari. Meski begitu, manfaat bernyanyi akan semakin terasa apabila kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dalam kelompok. Bernyanyi dengan orang-orang lain akan memberikan dukungan lebih untuk proses penyembuhan masalah kesehatan psikologis.

Tags: ,

Gerakan untuk Mengatasi Sakit Rahang

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit rahang adalah dengan pijatan lembut. Pijatan pada rahang mampu meredakan rasa nyeri dengan melemaskan otot yang kencang dan melancarkan peredaran darah. Anda bisa melakukan pijatan beberapa kali dalam sehari dengan mengikuti tips berikut ini:

  • Sebelum memijat, cuci tangan terlebih dahulu
  • Buka mulut, lalu gunakan jari tjjelunjuk dan jari tengah untuk memijat daerah di depan telinga yang merupakan tempat sendi temporomandibular. Pijat dengan Gerakan memutar atau sircular motion pada kedua sisi. Setelahnya, lakukan pijatan dengan mulut tertutup.
  • Pijatan juga dilakukan di bagian dalam mulut. Buka mulut dengan raba bagian otot yang nyeri.
  • Pijat leher pada kedua sisi. Otot leher juga berperan dalam pergerakan sendi rahang. Saat terjadi sakit rahang, umumnya otot leher akan terasa tegang.

Selain dengan pijatan, ada juga Gerakan Latihan pada rahang yang dapat membantu meredakan nyeri. Latihan pada rahang bisa memperkuat otot rahang dan melemaskan otot. Selain itu, juga dapat meningkatkan mobilitas sendiri rahang dan merangsang terjadinya penyembuhan.

Gerakan Olahraga Rahang untuk Menghindari Sakit Rahang

  • Gerakan relaksasi rahang

Caranya dengan memposisikan lidah di bagian atas mulut (belakang gigi depan rahang atas), kemudian buka mulut secara perlahan.

  • Gerakan goldfish membuka sebagian

Seperti pada gerakan pertama, posisikan lidah di bagian atas mulut. Letakkan satu jari pada sendi rahang (di bagian depan telinga). Letakan jari tengah atau telunjuk tangan lainnya pada dagu. Buka rahang sebagian kemudian tutup kembali.

Saat melakukan gerakan, kamu akan merasakan tekanan ringan, tetapi tidak terasa sakit. Lakukan gerakan sebanyak 6 kali dalam satu kali latihan. Ulangilah 6 kali dalam sehari.

  • Gerakan goldfish membuka penuh

Gerakan ini memiliki cara yang sama dengan latihan nomor dua. Perbedannya adalah rahang dibuka sepenuhnya.

  • Tahanan membuka dan menutup mulut

Posisikan ibu jari pada bawah dagu. Buka mulut perlahan melawan tahanan. Tahan 3-6 detik kemudian tutup mulut perlahan.

Tags:

Mengenal Otot Hamstring yang Bisa Sebabkan Cedera Serius

Bagi Anda yang memiliki hobi berolahraga sepakbola atau mengikuti perkembangan jenis olahraga tersebut, mungkin sudah familiar dengan istilah cedera hamstring. Atlet sepakbola dunia seperti Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo pernah mengalami cedera hamstring yang berujung pada tidak dimainkannya mereka dalam pertandingan selama berminggu-minggu lamanya.

Namun, apakah Anda telah mengetahui secara rinci apa itu otot hamstring dan bagaimana ia dapat menyebabkan cedera yang cukup serius, terutama pada atlet?

Apa itu otot hamstring?

Hal dasar yang perlu Anda tahu mengenai otot hamstring adalah merupakan kumpulan dari tiga otot besar yang terletak di belakang paha. Seseorang yang mengalami cedera hamstring akan merasakan ngilu atau sakit yang disebabkan oleh tarikan maupun robekan pada jaringan penyambung otot dan tulang, atau dapat juga salah satu atau lebih dari otot besar tersebut.

Cedera otot hamstring berisiko menimpa orang yang sering melakukan gerakan lari cepat dan berhenti secara mendadak, seperti atlet sepakbola, basket, tenis, pelari, atau bahkan penari.

Secara umum, cedera otot hamstring dibagi menjadi tiga tingkat:

  • Tingkat pertama yang terjadi akibat adanya tarikan bersifat ringan pada otot (strain)/
  • Tingkat kedua ketika otot hamstring mengalami robek sebagian.
  • Tingkat ketiga ketika otot hamstring robek di seluruh bagian.

Cara mengatasi cedera otot hamstring untuk kasus yang ringan cukup dengan mengistirahatkan kaki untuk sementara waktu dan mengompresnya dengan es batu yang dilapisi kain. Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri yang dijual secara bebas di apotek terdekat. Namun, cedera hamstring yang dialami oleh atlet, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tergolong dalam cedera otot hamstring tingkat kedua atau ketiga. Kondisi ini membutuhkan perawatan khusus untuk dapat pulih secara menyeluruh.

Bagaimana mendiagnosis cedera otot hamstring?

Tahap awal diagnosis akan dilakukan dengan pemeriksaan fisik oleh dokter pada bagian lokasi yang dikeluhkan menjadi sumber rasa nyeri atau sakit. Dokter akan menggerakan tungkai pasien ke seluruh penjuru arah untuk memastikan bagian terkena cedera pada ligamen atau tendon. Semnetara itu, cedera otot hamstring dalam tahap serius didiagnosis dengan proses USG atau MRI. Hasil dari pemeriksaan akan menentukan prosedur perawatan dan pemulihan pasien.

Tags:

Kenali Faktor-Faktor yang Memengaruhi Masa Subur Pria

Mencari tahu masa subur pria memang tidak sulit dibandingkan menghitung masa subur pada wanita, tapi, tetap saja para pria tidak boleh mengabaikannya, terutama jika Anda sedang menjalani program untuk memiliki momongan. Secara garis besar, masa subur pria dipengaruhi oleh dua hal yaitu ada atau tidaknya penyakit seperti kanker prostat, sedangkan pengaruh kedua dari faktor usia.

Pengaruh kanker prostat dan masa subur pria

Saat pria menderita kanker prostat, maka ia perlu menjalani serangkaian pengobatan seperti kemoterapi atau terapi radiasi. Radiasi ini bukan hanya membunuh sel-sel kanker, namun juga sel sperma serta merusak testis. Pada pria penderita kanker prostat, masa subur pria juga bisa terhambat karena penderitanya menjalani operasi pada bagian testis atau prostat.

Bedah testis dipilih untuk mengurangi pertumbuhan sel kanker dengan menghentikan produksi testosterone, sedangkan bedah prostat berguna agar kanker tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Sayangnya, kedua bedah tersebut juga memiliki efek samping berupa gangguan masa subur pria. Dalam kondisi ini, tidak jarang, pria tersebut pada akhirnya menjadi mandul.

Usia masa subur pria

Faktor lain yang memengaruhi masa subur pria adalah usia. Semakin tua usia pria, maka semakin turun tingkat kesuburannya. Tahukah Anda bahwa pria berada dalam masa subur antara usia 30 hingga 35 tahun? Ya, ketika saat itu, jumlah sperma pria sedang memasuki masa puncak, baik secara kualitas maupun kuantitas. Begitu pun sebaliknya, masa subur pria akan mulai turun saat ia menginjak usia 55 tahun.

Cara meningkatkan kualitas masa subur pria

Sebelum menginjak usia yang sudah tidak produktif lagi, maka tidak ada salahnya jika melakukan berbagai langkah pencegahan agar tidak terkena kanker prostat. Berikut 2 tips mudah yang bisa dilakukan:

  • Jaga pola makan: konsumsi makanan yang bergizi seimbang dan jaga berat badan. Hindari makanan yang tinggi lemak serta lengkapi kebutuhan nutrisi dan vitamin dari produk makanan, bukan suplemen.
  • Olahraga teratur: cara ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan berat badan. Olahraga juga menurunkan risiko kanker prostat jika dilakukan dengan rutin.

Tags:

Mengenal Beragam Komponen Darah

Darah adalah salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Fungsi utamanya adalah untuk menyelurkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan mengeluarkan zat berbahaya. Warna darah yang merah, seringkali digeneralisir sebagai sel darah merah saja. Padahal, ada empat komponen darah yang berbeda. Komponen tersebut tentunya memiliki masing-masing fungsi yang berbeda.

Sel darah merah

Sel darah merah atau eritrosit merupakan komponen sel yang paling banyak ditemukan dalam darah. Sel darah ini memiliki komponen hemoglobin yang memberikan warna khas merah pada darah. Selain memberikan warna, fungsi utama hemoglobin adalah mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh dan membawa karbondioksida keluar dari tubuh. Seseorang yang kekurangan sel darah merah akan mengalami kondisi anemia.

Sel darah merah

Leukosit atau biasa disebut sel darah putih berperan memberikan kekebalan bagi tubuh. Jika seseorang mengalami infeksi, sel darah putih akan menyerang untuk membunuh kuman tersebut. Masa hidupnya hanya berlangsung singkat selama 24 jam. Jumlah sel darah putih pun tidak sebanyak sel darah merah. Kenaikkan jumlah sel darah putih menandakan adanya suatu infeksi dalam tubuh. Sel darah putih terdiri atas lima jenis, yaitu basophil, eosinofil, neutrofil, limfosit, dan monosit.

Platelet

Komponen darah platelet atau keping darah berperan penting untuk proses pembekuan darah. Pada saat terjadi luka atau pendarahan dalam organ tubuh, maka platelet akan menutup luka tersebut dengan membentuk suatu gumpalan dan menghentikan pendarahan. Kekurangan jumlah komponen darah ini akan menyebabkan mudah terjadinya pendarahan.

Begitu pun sebaliknya, jika jumlah platelet yang terlalu banyak menyebabkan terbentuknya gumpalan darah yang sewaktu-waktu dapat menyumbat pembuluh darah, seperti di otak yang menyebabkan stroke, dan di jantung yang menjadi serangan jantung.

Plasma darah

Berbeda dari ketiga komponen di atas, plasma darah merupakan komponen darah yang berbentuk cair. Plasma darah membuat komponen darah lainnya dapat mengalir ke seluruh tubuh. Cairan plasma berwarna kekuningan dan dapat bertahan hingga satu tahun dalam keadaan beku.

Di dalam plasma darah juga terdapat protein-protein yang membentuk mempertahankan kontrol volume dan tekanan darah, serta faktor pembekuan yang bekerja Bersama platelet untuk menghentikan perdarahan. Selain itu, terdapat juga komponen yang memberikan kekebalan tubuh.

Tags:

Waspada Kifosis pada Anak yang Sebabkan Poster Tubuh Bungkuk

Postur tubuh yang membungkuk umumnya dikaitkan dengan postur tubuh anggota kelompok usia senior. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa postur tubuh bungkuk dapat terjadi pada kelompok usia muda. Kondisi ini dalam dunia medis disebut dengan kifosis.

Kifosis adalah kondisi terjadinya pelengkungan tulang belakang yang menyebabkan bagian atas punggung terlihat lebih bungkuk dari kondisi normal. Seseorang didiagnosis terkena kifosis hanya jika lengkungan tulang belakangnya melebihi 45 derajat.

Dalam kondisi normal, tulang belakang memang pada dasarnya melengkung pada bagian leher, di punggung atas atau bagian dada, dan juga pada punggung bagian bawah. Namun, pada kondisi kifosis, lengkungan tulang ini terlihat begitu jelas dengan kasat mata. Tidak ada tanda lain yang dapat menunjukkan gejala kifosis selain lengkungan punggung yang secara jelas terlihat bungkuk.

Seseorang yang mengalami kifosis berisiko merasakan sakit punggung, kaku, nyeri tekan pada area tulang belakang, dan juga kelelahan. Kifosis yang terjadi pada usia dini dapat berdampak buruk terhadap pertumbuhan di usia dewasa nanti. Hal ini dikarenakan bahwa tubuh perlu untuk mengompensasi tulang belakang yang tidak normal.

Jika kifosis tidak diatasi, besar kemungkinan kondisi tubuh akan terus memburuk dan menyebabkan penyakit lain, seperti kesulitan bernapas dan makan.

Bagaimana mengatasi kifosis?

Seseorang yang mengalami kifosis perlu untuk melakukan konsultasi dengan dokter ortopedi. Gejala kifosis yang muncul pada anak perlu untuk terus diwaspadai oleh orang tua, mengingat tulang anak masih dalam tahap pertumbuhan setidaknya hingga ia beranjak 14-15 tahun.

Proses mendiagnosis kifosis dilakukan secara bertahap. Mulanya, dokter akan melakukan tes, seperti dengan X-ray atau CT scan dan juga tes kepadatan tulang. Setelah proses tersebut dilakukan, pasien tetap harus menjalani serangkaian terapi dan pengobatan untuk mengurangi gejala kifosis, seperti:

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri, seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen sodium, serta obat penguatan tulang.
  • Melakukan olahraga secara ringan, seperti peregangan dan fisioterapi. Dengan cara ini, pasien akan melatih fleksibilitas tulang belakang secara bertahap.
  • Pemasangan brace tulang punggung untuk menyokong postur tulang belakang. Brace punggung ini serupa dengan korset yang umumnya dipasangkan pada anak dengan kifosis ringan hingga sedang. Penggunaan brace punggung ini dilakukan terus menerus hingga anak berhenti masa pertumbuhannya pada sekitar 14-15 tahun.

Tags: ,

Ingin Mengobati Hipertensi? Berikut Pilihan Obatnya

Sudah beberapa waktu lalu, European Medicines Agency dan Food and Drug Administration Amerika Serikat telah menarik sejumlah obat antihipertensi. Penarikan obat jenis tersebut dilakukan karena dugaan efek samping karsinogenik yang dapat memicu kanker yang terkandung dalam pengotor N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dan N-Nitrosodiethylamine (NDEA). Obat penangkal tekanan darah tinggi atau yang sering dikenal dengan hipertensi termasuk dalam golongan obat angiotensin receptor blocker (ARB). Jenis obat yang ditarik oleh kedua lembaga tersebut, antara lain irbesartan, losartan, dan valsartan.

Kandungan NDMA dikatakan cukup beracun, terutama untuk kesehatan liver manusia. Dalam pengujian kandungan tersebut di laboratorium, dihasilkan fakta bahwa penggunaan NDMA dalam dosis tinggi pada tikus dapat memicu pengerasan hati atau fibrosis bahkan memicu tumor liver. Memang, kondisi ini baru dapat muncul setelah terkena paparan kronis.

Bagaimana dengan obat hipertensi di Indonesia?

Sejak bulan Juli 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia turut menarik obat antihipertensi dan gagal jantung yang memiliki kandungan zat aktif valsartan. Penarikan tersebut kemudian diikuti dengan merilis pernyataan resmi, termasuk jenis obat antihipertensi yang aman dikonsumsi.

Mengenai valsartan, obat ini tergolong sebagai obat keras yang membutuhkan resep khusus dari dokter untuk mengonsumsinya. Penggunaan obat ini bagi pasien tekanan darah tinggi, dapat dikonsumsi secara tunggal maupun bersamaan dengan mengongsumsi obat lain. Valsartan termasuk dalam golongan obat angiotensin receptor blocker (ARB) yang bekerja dengan menenangkan pembuluh darah, sehingga dapat membantu aliran darah menjadi lebih mudah.

Berdasarkan informasi dari BPOM, obat antihipertensi termasuk dalam golongan ARB yang terdampak zat pengotor NDMA dan NDEA dan beredar bebas di Indonesia adalah obat losartan dan valsartan. Obat ini dibuat dengan bahan baku produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals, Linhai, Republik Rakyat Tiongkok. Kedua obat ini juga ditarik di beberapa negara Uni Eropa karena ditemukannya pengotor N-Nitrosodimethylamine (NDMA). Sementara itu, irbesartan yang ditarik oleh FDA Amerika Serikat dengan bahan baku serupa, tidak terdaftar di Indonesia.

Tags: