Lancid Obat Apa, sih? Yuk Cari Tahu

lancid obat apa

Mungkin masih banyak orang yang belum tahu atau setidaknya mendengar soal Lancid. Ya, yang baru saja disebut adalah nama produk obat. Obat ini memang tidak dijual bebas di pasaran, jadi wajar saja jika tidak semua orang tahu Lancid obat apa.

Seseorang perlu anjuran atau resep dari dokter untuk dapat memiliki serta mengonsumsi Lancid. Perlu diketahui bahwa Lancid biasa digunakan untuk mengobati ulkus duodenum, tukak lambung ringan, dan refluks esophagitis. Lagi pula peruntukan obat ini terbatas. Hanya orang dewasa yang diperkenankan mengonsumsi obat ini.

Lancid dikategorikan sebagai obat keras karena terdapat kandungan aktif lansoprazole di dalamnya. Lansoprazole termasuk dalam obat golongan penghambat pompa proton. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim khusus yang terdapat di sel-sel dinding lambung untuk mengeluarkan asam lambung. Selain itu, lansoprazole akan meredakan gejala akibat peningkatan asam lambung, seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), mulut terasa asam, mual, dan muntah.

Lancid hanya tersedia dalam bentuk kapsul yang dikemas pada box. Di dalam setiap box terdapat 2 strip yang masing-masing berisi 10 kapsul Lancid. Satu kapsul Lancid berisi 30 mg lansoprazole. Dokter biasanya akan memberikan dosis sesuai dengan kondisi pasien. 

Baca petunjuk penggunaan obat sebelum menggunakannya. Jangan mengubah dosis atau durasi penggunaan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Dosis Lancid untuk mengatasi ulkus duodenum dan refluks esophagitis, biasanya adalah 30 mg, sekali sehari, selama 4 minggu. Sedangkan untuk mengobati tukak lambung ringan pasien hanya boleh mengonsumsi 30 mg, sekali sehari, selama 8 minggu.

Mengonsumsi Lancid dianjurkan dilakukan sebelum sarapan pagi. Pasalnya obat ini dianjurkan untuk dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Jika seseorang lupa mengonsumsi Lancid, segera konsumsi obat jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis. 

Lancid biasanya tidak menyebabkan efek samping jika dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Bila timbul efek samping akibat penggunaan Lancid, biasanya bersifat ringan dan akan sembuh dengan sendirinya setelah pengobatan selesai. Beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kandungan lansoprazole di dalam Lancid adalah diare; sakit kepala; sakit perut; mual; pusing; hingga konstipasi atau sembelit. 

Anda juga dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau mengalami efek samping yang serius, seperti:

  • Kurangnya kadar magnesium dalam tubuh, yang ditandai dengan mati rasa, kejang, atau gangguan irama jantung
  • Kurangnya kadar vitamin B12 dalam tubuh
  • Ruam pada kulit yang sering terkena sinar matahari, seperti di pipi dan hidung
  • Frekuensi buang air kecil atau berkemih yang berkurang

Sampai di sini, simpulan sederhana bisa didapat bahwa pembaca sudah mengetahui Lancid obat apa. Oleh karenanya, pembaca sudah dalam tahap ingin mengonsumsinya. Informasi di bawah ini penting diketahui sebab bisa memengaruhi tingkat keamanan dalam penggunaan Lancid. Perhatikan hal-hal di bawah ini sebelum mengonsumsi Lancid:

  • Jangan menggunakan Lancid jika memiliki riwayat alergi dengan obat ini, atau dengan obat golongan penghambat pompa proton;
  • Beri tahu dokter jika memiliki penyakit liver, penyakit autoimun, osteoporosis, kadar mineral dalam tulang rendah (osteopenia), hipomagnesemia, atau kadar vitamin B12 yang rendah;
  • Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau obat herbal tertentu;
  • Beri tahu dokter jika sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan sebelum mengonsumsi Lancid;
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Lancid.

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Obat ini tidak boleh diberikan bersamaan dengan kontrasepsi oral, teofilin, fenitoin, warfarin karena kemungkinan dapat menimbulkan sejumlah efek samping setelah mengonsumsinya. 

Semoga penjabaran di atas dapat membantu untuk mengetahui Lancid obat apa dan bagaimana cara menggunakannya. Perlu diingat kembali bahwa Lancid tidak bisa sembarang dikonsumsi tanpa anjuran dokter karena obat ini tergolong keras dan harus digunakan sesuai dengan dosis yang telah diresepkan dokter.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*