Kram Perut Terjadi Setelah Makan Apa Penyebabnya

Jika Anda mengalami sakit perut atau kram perut setelah makan biasanya disebabkan oleh banyak penyebab. Hal itu biasanya diakibatkan akibat makanan yang dimakan. Namun jika gejala lain yang terus berlanjut walaupun sudah melakukan perubahan dengan diet bisa jadi karena kondisi medis. 

Sakit perut ini dapat dicegah dengan makan makanan yang sehat serta seimbang, seperti makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Kemudian tidak makan yang berasa pedas serta berlemak dan mengurangi minum manis atau kopi. Artikel ini akan membantu Anda alasan mengapa perut dapat sakit setelah makan, termasuk makanan serta penyebab medis. 

Apa yang menyebabkan kram Anda?

Jika terjadi kram setelah makan, mungkin terkait dengan sistem pencernaan Anda. Pertama Anda harus tahu apa yang menjadi penyebab paling umum dari ketidaknyamanan Anda. 

 Terlalu banyak makanan

Periksa kembali porsi makan Anda, jika terjadi kram pada perut dengan disertai kembung atau rasa kenyang sehingga membuat perut Anda terlalu penuh. 

Mengapa perut saya sakit setelah saya makan?

Porsi yang dimakan biasanya lebih kecil namun Anda mencoba untuk mengonsumsi makanan dua kali lipat dari biasanya, hal ini perlu diperhitungkan dengan makanan yang sehat juga. Seperti makan setengah alpuka, satu potong nanas, masing-masing dengan satu porsi buah dan sayuran. 

Jenis makanannya

Jika Anda hanya mengalami kram perut setelah makan kadang-kadang, itu bisa dikaitkan dengan jenis makanan yang Anda makan saat itu.

Apakah makanan pedas menyebabkan sakit perut?

Makanan pedas dapat menyebabkan sakit perut. Misalnya, kram perut setelah makan pedas. Makanan pedas berasal dari senyawa capsaicin, yang ditemukan dalam cabai. Untuk orang dengan perut sensitif, capsaicin dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan dengan mengiritasi lapisan usus

Sebuah studi tahun 2008 oleh Imperial College London menemukan bahwa orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) memiliki jumlah reseptor rasa sakit cabai yang lebih tinggi dari biasanya, itulah sebabnya gejala iritasi usus besar beberapa orang memburuk setelah makan makanan pedas.

Makanan berlemak juga bisa menjadi penyebabnya. Dibandingkan dengan protein dan karbohidrat, lemak dicerna dengan lambat. Ini berarti menghabiskan lebih banyak waktu di perut – dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Jadi, jika kram perut setelah makan disertai dengan mual, mulas, dan rasa tidak enak di tenggorokan Anda – makanan berlemak mungkin penyebabnya.

Menambahkan banyak serat ke dalam makanan Anda jika Anda biasanya tidak makan banyak serat juga dapat menyebabkan gejala gastrointestinal sementara seperti diare, kembung, dan kram.

Menurut NHS, makanan asam seperti tomat, buah jeruk, saus salad, dan minuman bersoda juga dapat memicu gejala usus pada beberapa orang.

  1. Keracunan Makanan 

Sakit perut merupakan salah satu gejala keracunan makanan. Gejala lain termasuk:

  • muntah
  • diare
  • kekurangan energi
  • suhu tinggi

Keracunan makanan bisa terjadi  dalam beberapa jam setelah makanan, tetapi juga bisa terjadi berhari-hari baru muncul.

Keracunan makanan biasanya hanya berlangsung beberapa hari. Hal ini dapat diobati hanya dengan dirumah, yaitu dengan istirahat dan perlu banyak cairan. 

  1. Masuk Angin 

Angin bisa berada di pencernaan yang mengakitbatkan ketidaknyamanan.Perut mungkin terasa meregang dan tidak nyaman, atau mungkin ada rasa sakit yang tajam.

Minum yang berasa manis serta makanan tertentu dapat menjadi penyebab perut kembung dan masuk angin, Ini termasuk:

  • Bawang
  • kacang polong
  • kubis
  • Brokoli

Jika mengunyah permen karet, atau makan dengan mulut terbuka bisa menyebabkan menelan udara.. Hal ini bisa menjadi penyebab dari masuk angin.

  1. Gangguan Pencernaan 

Gangguan pencernaan bisa terjadi setelah makan dan minum. Serta bisa membuat kram perut dan merasakan kembung atau sakit.

Lambung mengandung asam untuk memecah makanan. Hal ini terkadang dapat menyebabkan iritasi pada lapisan perut serta menyebabkan gangguan pencernaan. 

Makanan yang berlemak, berkafein, minuman yang manis serta alkohol bisa membuat parah gangguan pencernaan. 

Obat yang dijual bebas, yang tersedia secara online dan dikenal sebagai antasida, dapat membantu jika mengurangi makanan dan minuman tertentu tidak ada bedanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*