Tips Memilihkan Video Game Seru untuk Anak Perempuan

Tips Memilihkan Video Game Seru untuk Anak Perempuan

Memilihkan game seru untuk anak perempuan terlihat sederhana,  karena sudah banyak platform digital menyediakan banyak rekomendasi game untuk anak-anak. Bahkan, ada bisa menemukan game dengan konten yang menyenangkan, interaktif hingga edukatif. 

Tips khusus berikan game seru untuk anak perempuan

Ada beberapa tips atau panduan yang harus Anda pegang saat memberikan atau memperbolehkan mereka bermain game seru  untuk anak perempuan. Berikut tipsnya.

1. Tetapkan tujuan 

Mengapa anak Anda bermain game atau menggunakan aplikasi tersebut? Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini. Ingatlah bahwa game dan aplikasi yang membantu pembelajaran atau tugas sekolah berbeda dari game yang diperuntukan hanya untuk bersenang-senang.

Ada banyak game dan aplikasi edukatif misalnya, aplikasi untuk membantu anak-anak hidup lebih teratur hingga video game yang mengajarkan pengendalian diri pada anak. Secara umum, tidak ada salahnya mempertimbangkan aplikasi seperti ini untuk melihat apa yang membantu anak Anda belajar dan berkembang.

Di sisi lain, ada lebih banyak aplikasi dan video game yang hanya untuk hiburan, seperti Pokemon Go dan Fortnite. Akan tetapi, permainan seperti Fortnite dapat membantu anak-anak mempelajari beberapa keterampilan, meski tidak berfokus pada pendidikan. Penting untuk berpikir dengan hati-hati sebelum Anda mengizinkan anak memainkannya. Hal yang sama berlaku sebelum Anda membeli game seperti Xbox atau Nintendo Switch.

2. Perhatikan usia dan kedewasaan

Penting untuk memilih video game dan aplikasi yang sesuai dengan usia anak. Hal ini sangat penting, karena Anda tentu tidak ingin anak perempuan berusia 7 tahun bermain game tembak-menembak, bukan? Dan anak yang berusia 12 tahun mungkin akan marah jika Anda membeli permainan dengan karakter kartun lucu untuk anak-anak prasekolah.

Anda sebaiknya mempertimbangakan untuk memilihkan game atau aplikasi yang sesuai dengan usia mereka. Perlu diingat bahwa anak-anak tidak selalu sedewasa usia mereka. Hanya karena seorang anak berusia 13 tahun tidak berarti konten remaja pantas diberikan untuknya. Oleh karena itu, Anda harus tahu apa saja mainan yang tepat untuk anak sesuai dengan usianya.

3. Mengukur tingkat keterampilan anak

Anak-anak yang kurang membaca mungkin lebih suka bermain video game atau aplikasi dengan lebih sedikit teks. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, Anda dapat memberikan games yang justru membantu mereka untuk belajar membaca agar lebih lancar. Mengetahui kekuatan anak adalah tantangan Anda yang dapat membantu orangtua dalam membuat pilihan yang lebih cerdas saat memilihkan game seru untuk anak perempuan.

4. Screen time

Meskipun video game atau aplikasi bersifat mendidik, menyenangkan, dan sesuai dengan tingkat usia anak, namun Anda tetap harus mempertimbangkan waktu penggunaan perangkat. Beberapa anak mengalami kesulitan meletakkan perangkat jika sudah kecanduan. Mereka mungkin menghabiskan sepanjang hari untuk bermain game, dan berhenti adalah hal yang sulit.

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan anak-anak di bawah 2 tahun tidak boleh memegang gadget sama sekali. AAP juga merekomendasikan paling banyak satu jam penggunaan gadget untuk anak berusia 2 hingga 5 tahun. Sebelum Anda memilih video game atau aplikasi, pikirkan kembali berapa banyak waktu yang akan dihabiskan anak untuk bermain. Jangan sampai hal ini mengganggu aktivitasnya saat harus belajar maupun tidur.

5. Selalu berikan pengawasan

Area lain yang harus diwaspadai adalah bagaimana anak-anak berinteraksi secara online. Media sosial dapat menjadi tantangan bagi banyak anak. Sebelum Anda memilih aplikasi media sosial, tidak peduli seberapa polosnya si kecil, tetapi pikirkan bagaimana anak Anda akan menggunakannya.

Video game online multipemain juga bisa menjadi masalah. Anak-anak yang berinteraksi melalui sosial media dapat mengalami masalah dengan permainan ini. Penindasan dan pelecehan dapat terjadi jika Anda tidak terlibat. Jika Anda tidak yakin tentang konten game atau aplikasi, sebaiknya jangan berikan akses bermain video game untuk anak perempuan tersebut.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*