8 Ciri-Ciri Hamil Anak Perempuan, Yuk Cari Tahu!

Ciri-ciri hamil anak perempuan cukup beragam. Ada beberapa pertanda hamil anak perempuan yang dapat Anda kenali sejak kandungan usia dini.

Menebak jenis kelamin bayi selalu jadi salah satu sisi menarik dalam kehamilan. Biasanya ada ciri-ciri kehamilan yang dapat dikenali, baik untuk anak laki-laki maupun untuk anak perempuan.

Saat ini memang sudah ada teknologi USG yang dapat digunakan sejak usia kehamilan 20 pekan. Biasanya USG dapat mengenali jenis kelamin bayi dengan tepat dan akurat.

Meski begitu, sebelum ada USG, ada cara-cara tradisional yang diyakini dapat membaca ciri-ciri hamil anak perempuan. Memang sebagian besar cara-cara ini tidak terbukti secara ilmiah, tapi pada umumnya terbukti tepat.

8 ciri-ciri hamil anak perempuan

Sebenarnya, baik menggunakan USG atau cara-cara lama, mendeteksi jenis kelamin bayi bukan perkara mudah. Ada kemungkinan jenis kelamin berubah dalam beberapa pekan terakhir kehamilan.

Meskipun demikian, setidaknya ada 8 ciri-ciri hamil anak perempuan yang dapat Anda kenali. Apa saja sih?

1. Morning sickness yang cukup parah

Sebagian orang merasa bahwa morning sickness (mual pagi hari) yang parah adalah tanda-tanda kehamilan anak perempuan. Faktanya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa merasa sakit selama kehamilan mungkin berpengaruh terhadap jenis kelamin bayi.

Mengutip Medical News Today, studi tahun 2017 menyimpulkan bahwa wanita yang mengandung anak perempuan cenderung lebih banyak mengalami peradangan ketika sistem kekebalan tubuh mereka diserang bakteri.

Perbedaan ini mungkin memengaruhi wanita hamil anak perempuan yang lebih mudah mengalami morning sickness. Intinya, wanita hamil anak perempuan cenderung lebih mudah sakit daripada hamil anak laki-laki.

2. Perubahan mood ekstrem

Aktivitas hormonal selama kehamilan cenderung memengaruhi perubahan mood secara ekstrem pada wanita hamil.

Kabarnya, wanita hamil anak perempuan memiliki level estrogen yang lebih tinggi, akibatnya jadi lebih moody. Tentu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan teori tersebut.

Faktanya, level hormon ibu hamil akan terus naik-turun selama kehamilan dan sesudah kelahiran, terlepas dari jenis kelamin si bayi.

3. Berat badan bertambah di tengah kehamilan

Sebagian orang merasa bahwa penambahan berat badan ekstrem di tengah kehamilan berarti mengindikasikan kehamilan anak perempuan. Di sisi lain, penambahan berat badan di awal kehamilan dipercaya jadi petunjuk kehamilan laki-laki.

Belum ada penelitian ilmiah yang mendukung teori ini. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keterkaitan penambahan berat badan wanita selama masa kehamilan dengan jenis kelamin bayi.

4. Perut membesar ke atas.

Faktanya, kehamilan berdampak pada bentuk perut yang berbeda-beda pada setiap perempuan. Memang ukuran perut membesar secara umum, tapi ada yang membesar dan menggantung ke bawah, ata pula yang membesar dan terangkat ke atas.

Nah, mitos menyebut bahwa perempuan hamil dengan perut membesar ke atas berarti mengandung anak perempuan. Meski begitu, tidak ada bukti ilmiah untuk klaim ini.

5. Doyan manis-manis

Setiap perempuan umumnya akan menyukai rasa baru ketika hamil. Sebagian orang meyakini bahwa ketika perempuan tersebut menyukai rasa manis, kemungkinan besar dia sedang mengandung anak perempuan.

Sebaliknya, ketika perempuan menyukai rasa manis maka kemungkinan besar mengandung anak laki-laki. Meski begitu, masih belum ada bukti ilmiah terkait klaim ini.

6. Level stres

Level stres perempuan sebelum hamil mungkin memengaruhi jenis kelamin bayi. Studi tahun 2012 menemukan hubungan antara hormon kortisol pada rasio kehamilan bayi laki-laki atau perempuan.

Diyakini, perempuan dengan level kortisol tinggi lebih mungkin hamil anak perempuan. Demikian pula sebaliknya, level kortisol rendah lebih mungkin hamil anak laki-laki.

7. Kulit berminyak dan rambut kusam

Sebagian orang meyakini bahwa memiliki kulit berminyak dan rambut rontok adalah pertanda sedang hamil anak perempuan. Tentu masih belum ada bukti ilmiah terkait klaim ini.

Di sisi lain, perubahan bentuk rambut atau produksi minyak tubuh selama kehamilan mungkin berhubungan dengan perubahan hormon atau perubahan pola makan.

8. Detak jantung cepat si bayi

Diyakini detak jantung cepat bayi adalah indikasi jenis kelamin perempuan. Sebaliknya, detak jantung lambat berarti indikasi bayi laki-laki.

Namun, mitos ini dibantah penelitian ilmiah sejutar satu dekade lalu. Bahwa tidak ada perbedaan signifikan detak jantung bayi laki-laki atau perempuan.

Cara mengetahui jenis kelamin bayi

Cara terbaik mencari tahu jenis kelamin bayi adalah ketika dokter melakukan tes USG begitu kehamilan mencapai usia 20 pekan.

Dokter akan mencari alat kelamin bayi selama pemindaian tersebut. Cara ini biasanya akurat, meski tidak selalu. Ada kemungkinan gambar USG kabur dan tidak jelas.

Meski begitu, dokter bisa melakukan beberapa prosedur lain untuk menentukan jenis kelamin bayi, antara lain:

  • Amniosentesis
  • Pengambilan sampel vili korionik
  • Pengujian prenatal noninvasif

Nah itu dia 8 ciri-ciri hamil anak perempuan dan cara mengetahuinya secara pasti. Menarik ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*