Mengenal Otot Hamstring yang Bisa Sebabkan Cedera Serius

otot hamstring

Bagi Anda yang memiliki hobi berolahraga sepakbola atau mengikuti perkembangan jenis olahraga tersebut, mungkin sudah familiar dengan istilah cedera hamstring. Atlet sepakbola dunia seperti Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo pernah mengalami cedera hamstring yang berujung pada tidak dimainkannya mereka dalam pertandingan selama berminggu-minggu lamanya.

Namun, apakah Anda telah mengetahui secara rinci apa itu otot hamstring dan bagaimana ia dapat menyebabkan cedera yang cukup serius, terutama pada atlet?

Apa itu otot hamstring?

Hal dasar yang perlu Anda tahu mengenai otot hamstring adalah merupakan kumpulan dari tiga otot besar yang terletak di belakang paha. Seseorang yang mengalami cedera hamstring akan merasakan ngilu atau sakit yang disebabkan oleh tarikan maupun robekan pada jaringan penyambung otot dan tulang, atau dapat juga salah satu atau lebih dari otot besar tersebut.

Cedera otot hamstring berisiko menimpa orang yang sering melakukan gerakan lari cepat dan berhenti secara mendadak, seperti atlet sepakbola, basket, tenis, pelari, atau bahkan penari.

Secara umum, cedera otot hamstring dibagi menjadi tiga tingkat:

  • Tingkat pertama yang terjadi akibat adanya tarikan bersifat ringan pada otot (strain)/
  • Tingkat kedua ketika otot hamstring mengalami robek sebagian.
  • Tingkat ketiga ketika otot hamstring robek di seluruh bagian.

Cara mengatasi cedera otot hamstring untuk kasus yang ringan cukup dengan mengistirahatkan kaki untuk sementara waktu dan mengompresnya dengan es batu yang dilapisi kain. Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri yang dijual secara bebas di apotek terdekat. Namun, cedera hamstring yang dialami oleh atlet, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tergolong dalam cedera otot hamstring tingkat kedua atau ketiga. Kondisi ini membutuhkan perawatan khusus untuk dapat pulih secara menyeluruh.

Bagaimana mendiagnosis cedera otot hamstring?

Tahap awal diagnosis akan dilakukan dengan pemeriksaan fisik oleh dokter pada bagian lokasi yang dikeluhkan menjadi sumber rasa nyeri atau sakit. Dokter akan menggerakan tungkai pasien ke seluruh penjuru arah untuk memastikan bagian terkena cedera pada ligamen atau tendon. Semnetara itu, cedera otot hamstring dalam tahap serius didiagnosis dengan proses USG atau MRI. Hasil dari pemeriksaan akan menentukan prosedur perawatan dan pemulihan pasien.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*