Mengenal Astraphobia, Rasa Takut Saat Mendengar Petir

Sebagian orang mungkin bisa menikmati cuaca buruk, seperti hujan, guntur, atau petir. Namun, ada juga yang tidak. Apakah Anda salah satu orang sering merasa takut saat ada petir? Hati-hati, mungkin saja Anda mengalami astraphobia. Istilah ini ditujukan untuk seseorang yang mengalami ketakutan ekstrem atau irasional terhadap guntur, petir, kilat, atau badai. Apa penyebabnya? Bagaimana pula cara mengatasinya? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab astraphobia

Anak-anak sering kali mengalami ketakutan saat ada petir atau guntur, tetapi sebagian besar rasa takut ini akan berkurang secara bertahap seiring bertambahnya usia. Kabar mengejutkan, rasa takut bisa juga tidak hilang meskipun Anda telah beranjak dewasa. Banyak orang dewasa yang menderita astraphobia karena peristiwa traumatis yang berkaitan dengan cuaca buruk tersebut.

Misalnya saja, dalam banyak kasus astraphobia, banyak penderitanya pernah tersengat listrik saat ada petir dan guntur di luar. Hal ini menimbulkan ketakutan akan badai yang terus berlanjut hingga dewasa. Ada pula penderita astraphobia yang takut banjir, karena pernah terkena dampak banjir, seperti kehilangan orang tersayang dan harta benda. Di sisi lain, orang yang cenderung gugup, takut, dan sering merasa cemas lebih mungkin mengembangkan rasa takut yang berlebihan terhadap badai, guntur, kilat, atau petir.

Apa gejalanya?

Umumnya, seseorang yang menderita astraphobia akan terus menonton saluran televisi tentang cuaca untuk memastikan cuaca hari ini baik-baik saja. Selain itu, mungkin juga memasang penangkal petir di rumahnya untuk berjaga-jaga. Jika prediksi cuaca hari ini buruk, maka astraphobic akan panik dan mengalami kecemasan yang hebat. Berbagai gejala fisik dan psikologis yang mungkin terjadi adalah:

  • Pingsan dalam waktu berjam-jam.
  • Tubuh segera berkeringat dan gemetar karena ketakutan.
  • Jantung berdetak cepat dan napasnya jadi pendek.
  • Terengah-engah, seperti sedang tercekik.
  • Langsung bersembunyi di kamar mandi, lemari, atau tempat-tempat yang jauh dari bunyi petir atau gemuruh.
  • Selalu memperhatikan tanda-tanda badai setiap saat, seperti menonton TV, terutama saluran cuaca.
  • Menangis terus-terusan selama badai berlangsung.
  • Segera menutup gorden, jendela, dan pintu untuk berusaha menghalangi suara badai.
  • Mual, muntah, bahkan mengalami masalah pencernaan.
  • Enggan beranjak dari tempat karena takut petir.
  • Memiliki pikiran tentang kematian.
  • Kondisi astraphobia juga dapat membuat individu tidak mau meninggalkan rumahnya, karena takut petir, kilat, atau guntur.

Diagnosis dan pengobatan astraphobia

Dalam mendiagnosis astraphobia, butuh evaluasi kondisi kejiwaan dan tes tertulis. Umumnya, tes-tes ini mengharuskan penderitanya menuliskan jawaban atas serangkaian pertanyaan yang berkaitan dengan ketakutannya. Ini akan membantu dokter Anda mencapai kesimpulan tentang fobia yang Anda alami.

Pengobatan astraphobia umumnya kombinasi obat-obatan dan psikoterapi yang dapat membantu mengatasi ketakutan berlebih terhadap petir dan sejenisnya. Beberapa cara lain juga dapat mendukung pengobatan ini agar maksimal, yaitu:

  • Melakukan beberapa teknik pernapasan dalam, visualisasi positif, meditasi, dan paparan petir secara bertahap.
  • Memiliki hewan peliharaan atau teman bersama saat badai. Ini efektif untuk membantu individu mengatasi kecemasannya selama badai petir. 
  • Anda mungkin juga merasa lebih nyaman berada di gedung atau tempat yang lebih besar, seperti sekolah, perpustakaan, hotel, pusat perbelanjaan, atau sejenisnya, daripada di rumah sendiri.

Dalam kasus astraphobia yang menimpa anak kecil, peran Anda sebagai orang tua sangat penting untuk menenangkannya. Misalnya, dengan membacakan cerita dongeng, lucu, atau menyanyikan lagu pengantar tidur. Jika rasa takutnya tak kunjung mereda selama beberapa bulan, mungkin Anda harus mempertimbangkan untuk membawanya ke dokter psikolog atau psikiater, agar tidak berkembang menjadi fobia badai yang semakin parah. 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*