Mengapa Cara Menghilangkan Benjolan di Leher Kiri?

Kulit di bagian leher belakang, baik kiri maupun kanan, sering melakukan kontak langsung dengan banyak hal yang dapat membuatnya iritasi, termasuk sampo, sisa deterjen pada pakaian, keringan, dan produk perawatan rambut. Daerah kulit tersebut juga rentan terkena gesekan dari rambut dan pakaian. Sebagai hasilnya, benjolan dan gangguan kulit lainnya cukup mudah dicari. Benjolan di leher dapat mengkhawatirkan, dan Anda akan mencari cara menghilangkan benjolan di leher kiri atau kanan bagian belakang. 

Benjolan kecil di leher dapat diakibatkan oleh berbagai penyakit dan kondisi medis

Cara menghilangkan benjolan di leher kiri dan kanan belakang berbeda-beda, tergantung pada apa yang menyebabkan kondisi ini. Jerawat dan iritasi dapat menyebabkan benjolan, dengan satu penyebab terkadang menyebabkan penyebab lain. Misalnya, bisul pada leher kiri dapat menyebabkan kelenjar getah bening untuk membengkak. Adapun beberapa penyebab benjolan di leher di antaranya adalah:

  • Kelenjar getah bening membengkak. Kelenjar getah bening adalah sistem pembuangan tubuh. Kelenjar ini membantu sistem kekebalan tubuh untuk mengatasi bakteri, virus, dan sel kulit mati. Kelenjar getah bening terkadang membengkak, terutama ketika tubuh melawan infeksi. Beberapa kelenjar getah bening berada di leher di bagian belakang kanan dan kiri. Ada pula kelenjar getah bening di bagian belakang telinga. Benjolan lunak yang dapat bergerak ketika Anda menyentuhnya dapat berupa kelenjar getah bening yang bengkak. 

Terkadang kelenjar getah bening bengkak ketika ada infeksi di dekatnya. Kelenjar getah bening yang bengkak di leher dapat menjadi tanda adanya infeksi telinga. Selain itu hal tersebut dapat menunjukkan kista yang terinfeksi. Kelenjar getah bening juga dapat bengkak tanpa adanya alasan yang jelas. Selama pembengkakan tersebut hilang, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkannya. Meskipun jarang dijumpai, kelenjar getah bening yang bengkak dapat menjadi tanda adanya kondisi yang lebih serius, seperti kanker. Anda perlu menghubungi dokter apabila pembengkakan tidak hilang setelah beberapa minggu. 

  • Jerawat. Jerawat dapat menyebabkan benjolan di leher. Jerawat tumbuh saat keringat, bakteri, dan minyak menyumbat pori-pori. Meskipun perubahan hormon pada masa remaja sering memicu terjadinya jerawat, kondisi ini dapat muncul pada usia kapanpun. Leher adalah daerah di mana jerawat sering muncul. Produk perawatan rambut, keringat, dan pakaian dapat mengiritasi leher, dan membuat jerawat yang sedang diderita menjadi lebih parah. Ada banyak obat over-the-counter (OTC) yang dapat membantu. Mengganti sampo, menjaga daerah leher tetap kering dan bersih, serta menjaga rambut agar tidak menyentuh leher merupakan beberapa cara menghilangkan benjolan di leher kiri.  Jika jerawat yang Anda rasakan bersifat parah, menyakitkan, dan tidak memberikan respon apapun terhadap perawatan rumahan alternatif atau home remedies, dokter ahli kulit dapat meresepkan obat-obatan yang lebih kuat. 
  • Bisul. Benjolan menyakitkan berwarna merah dapat menjadi tanda adanya bisul di leher. Bisul adalah infeksi lokal, dalam arti ada infeksi di dalam bisul namun tidak di jaringan kulit di sekitarnya. Kista, jerawat, dan folikel rambut yang tersumbat dapat terinfeksi, untuk kemudian berubah menjadi bisul. Memencet bisul dapat membuat infeksi menjadi parah atau malah menyebarkannya. Alih-alih, cara menghilangkan benjolan di leher kiri jenis ini adalah dengan menggunakan kompres hangat dan menjaga daerah tersebut tetap bersih. 

Sangat mudah bagi seseorang untuk merasa panik saat mereka menemukan benjolan di leher. Akan tetapi, dalam banyak kasus benjolan tersebut relatif tidak berbahaya, dan cara menghilangkan benjolan di leher kiri pun cukup mudah, tergantung apa yang menyebabkannya. Namun, bila benjolan terasa sangat menyakitkan, tidak kunjung sembuh meskipun telah mendapatkan perawatan, atau malah bertambah menjadi parah, segera hubungi dokter.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*