Manfaat Jahe untuk Diet Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Manfaat Jahe untuk Diet Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Jahe memang dikenal sebagai pengobatan tradisional yang baik terutama untuk mengatasi flu. Namun ternyata, manfaat jahe untuk diet juga bagus, lho. Hal ini karena adanya kandungan gingerol dan shogaol dalam jahe.

Jahe memiliki aroma yang khas yang membedakannya dengan rempah lainnya. Jahe juga punya rasa yang pedas sehingga bila dikonsumsi bisa membuat tubuh jadi hangat. Tanaman ini tidak hanya untuk obat, namun juga dijadikan campuran bumbu dapur untuk memasak. 

Benarkah Manfaat Jahe untuk Diet Bisa Menurunkan Berat Badan?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jahe mengandung lebih dari 400 senyawa aktif. Salah satu senyawa yang diyakini bermanfaat menurunkan berat badan adalah senyawa gingerol dan shogaol yang terkandung dalam jahe. 

Jahe dalam bentuk suplemen maupun alami punya efek perlindungan terhadap obesitas dan juga penyakit kronis. Tubuh yang obesitas akan memicu stres oksidatif dan juga adanya peradangan dalam tubuh. 

Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu mengendalikan efek negatif radikal bebas. Ada pula zat antiinflamasi yang berguna melawan peradangan di dalam tubuh. Menurut berbagai penelitian, disebut bahwa mengonsumsi jahe dapat berdampak positif pada berat badan juga juga mengurangi lingkar pinggul.

Ada juga penelitian yang menyebut mengonsumsi jahe bisa memberikan efek rasa kenyang dalam waktu yang lama. Para peneliti juga menjelaskan bahwa jahe juga bisa mengontrol berat badan, bahkan pada orang yang overweight.

Masih butuh penelitian yang lebih mendalam untuk mempelajari manfaat jahe untuk diet yang bisa menurunkan berat badan. Karena ada pula beberapa studi yang menemukan hasil berbeda soal efektivitas jahe dalam menurunkan berat badan.

Manfaat jahe untuk diet ini mungkin saja akan memberikan hasil yang berbeda-beda pada masing-masing orang. Oleh sebab itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jahe untuk diet ini.

Efek Samping Konsumsi Jahe untuk Diet

Manfaat jahe untuk diet memang ada dan ditemukan oleh beberapa penelitian. Akan tetapi, konsumsi jahe juga perlu kehati-hatian. Sebab, konsumsi jahe juga memiliki efek samping jika dikonsumsi melebihi anjuran.

Sebaiknya, jahe dikonsumsi tidak lebih dari 4 gram sehari. Ini merupakan batas konsumsi harian yang perlu diperhatikan. Jika melebihi batas konsumsi, maka akan muncul berbagai gangguan pencernaan, seperti mulas atau perut kembung. 

Konsumsi jahe bagi orang yang akan menjalani operasi pembedahan juga tidak dianjurkan karena bisa meningkatkan risiko pendarahan. Hindari setidaknya 1-2 minggu sebelum menjalani operasi bedah. Mengonsumsi obat pengencer darah juga perlu berhati-hati saat akan minum jahe karena obat ini akan bereaksi. Jika memang ingin konsumsi jahe, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Begitu pula dengan ibu hamil, perlu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum minum jahe.

Tips Diet Berjalan Lancar

Selain memanfaatkan jahe untuk diet, penting juga untuk menerapkan beberapa tips berikut agar diet alias proses penurunan berat badan Anda berjalan optimal.

  • Usahakan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik
  • Beristirahatlah yang cukup
  • Rutin berolahraga dan juga melakukan aktivitas fisik setiap hari
  • Batasi konsumsi makanan olahan
  • Terapkan mindful eating sehingga Anda lebih sadar akan pola makan
  • Buat target penurunan berat badan yang lebih realistis

Penurunan berat badan memang tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja, melainkan juga oleh adanya faktor-faktor lain. Seperti pola makan, olahraga, hingga jumlah lemak yang ada dalam tubuh. Manfaat jahe untuk diet memang ada, namun jahe tidak dapat mengurangi lemak perut. Agar proses penurunan berat badan jadi lebih maksimal, penting juga untuk mengombinasikan pola makan sehat dengan olahraga. Selamat mencoba!

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*