Jenis-jenis Ruang Isolasi Rumah Sakit

Kata-kata isolasi memang terdengar menyeramkan. Akan tetapi, kata-kata isolasi justru sangat berguna bagi pasien yang menderita penyakit tertentu. Ya, pasien yang memerlukan penanganan khusus umumnya akan dimasukkan ke runag isolasi rumah sakit oleh tim medis. Tujuannya baik, guna membuat pemulihan sang pasien lebih cepat dan optimal.

Ruang isolasi rumah sakit sendiri dapat diartikan sebagai suatu kamar di mana pasien akan ditindak scara khusus tanpa ada bauran dengan pasien lain. Dengan berada di ruang isolasi, pasien terhindar dari risiko terkena penyakit lainnya akibat bergabung kamar dengan pasien lain. Risiko penularan dari pasien ke tim medis yang keluar masuk ke ruangan tersebut juga bisa diminimalkan karena umumnya jika ingin masuk ke ruang isolasi, perlu ada prosedur khusus guna mencegah penularan.

Ruang isolasi di rumah sakit-rumah sakit pun kini sudah tak asing lagi di masyarakat umum setelah makin banyaknya penyakit baru dengan tingkat penularan tinggi. Namun, tahukah Anda jika ruang isolasi yang ada di rumah sakit sebenarnya terbagi menjadi beberapa jenis? Berikut ini adalah beberapa jenis ruang isolasi yang umum ada di rumah sakit.

  1. Ruang Isolasi Standar

Ruang isolasi standar adalah ruangan khusus tempat menanganani pasien yang terinfeksi penyakit menular, seperti flu ataupun cacar air. Dalam satu ruangan isolasi, hanya boleh ada satu pasien yang terinfeksi.

Ruang isolasi standar memiliki prosedur yang mengharuskan setiap orang yang masuk dengan perlindungan diri standar, seperti memakai pakaian khusus dan sarung tangan. Tiap orang pun harus mencuci tangannya dengan sabun antiseptik sesuai ketentuan medis setiap ingin masuk ataupun keluar dari ruang isolasi standar.

  • Ruang Isolasi Kontak

Untuk masuk ke ruang isolasi rumah sakit yang satu ini, tim medis diinstruksikan untuk meminimalkan kontak dengan pasien. Pengenaan jubah khusus serta sarung tangan menjadi alat pelindung diri yang wajib dipakai selama berada di ruang isolasi kontak.

Ruang isolasi kontak menjadi ruangan pengananan khusus bagi pasien yang menderita penyakit akibat bakteri yang bisa menular lewat kontak langsung. Contohnya, penderita yang terkena diare parah akibat bakteri Clostridium difficile umumnya akan dirawat di ruang isolasi kontak.

  • Ruang Isolasi Percikan

Ruang isolasi percikan ditujukan bagi penderita penyakit-penyakit yang bisa menular lewat percikan air liru (droplet).  Conntohnya jika Anda menderita batuk parah bahkan ketika divonis terkena Covid-19, ruang isolasi percikan akan menjadi ruangan perawatan Anda sampai sembuh nanti.

Sama seperti ruang isolasi rumah sakit lainnya, jenis ruang isolasi yang satu ini juga menerapkan standar perlindungan diri bagi paramedis dan staf rumah sakit yang keluar masuk ruangan ini. Tidak hanya memakai jubah khusus sekaligus sarung tangan, tiap orang yang hendak masuk ke ruang isolasi percikan diwajibkan pula mengenakan kacamata google dan masker. Pasalnya, penyakit-penyakit yang ditularkan lewat percikan bisa menginfeksi mata lewat mata, mulut, hidung, dan lubang telinga.

  • Ruang Isolasi Udara

Bisa dibilang, ruang isolasi udara merupakan ruang isolasi rumah sakit yang memiliki kasta pengamanan tertinggi. Dalam ruangan ini, tiap paramedis dan staf rumah sakit yang keluar masuk mesti mengenakan alat pelindung diri lengkap, dari jubah, sarung tangan, kacamata, serta masker respirator N95.

Dalam ruang isolasi yang sati ini, dibuat pula ventilasi khusus guna menyaring penyebab infeksi, virus maupun bakteri, agar kemungkinan menyebarnya semakin minim. Ruang isolasi udara ditujukan kepada pasien-pasien seperti tuberculosis maupun campak. Di mana penyakit-penyakit tersebut bisa ditularkan lewat artikel kecil di udara.

***

Penempatan pasien ke ruang isolasi rumah sakit sekali lagi bukan untuk membuat pasien terasingkan. Tujuannya hanya guna pemulihan pasien yang lebih cepat serta pencegahan dampak penularan yang lebih luas. Jadi ketika Anda maupun keluarga ditempatkan di ruang isolasi tertentu di rumah sakit, percayalah bahwa itu pilihan terbaik dari tim medis.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*