Jenis-Jenis Baby Car Seat

Saat ingin berpergian, orang tua yang memiliki bayi pasti memikirkan tempat duduk khusus, perlengkapan bayi maupun baby care. Kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis baby car seat, karena tempat duduk bayu ini mempunyai ragam fungsi, seperti keamanan anak selama diperjalanan dan juga kenyamanan.

Di pasaran sendiri, tempat duduk khusus tersebut memiliki jenis-jenis yang berbeda dan dibuat berdasarkan usia dan berat badan anak. Secara umum, baby car seat memiliki dua bentuk dalam penggunaannya. Pertama, ada yang menghadap ke belakang dan kedua menghadap ke depan. Tetapi, ada juga jenis lainnya yang bisa menjadi pilihan orang tua.

  • Menghadap ke Belakang

Untuk tipe jenis ini, paling cocok untuk buah hati yang baru lahir atau fisiknya terbilang kecil. Dalam beberapa model, baby car seat ini biasanya digunakan hingga anak memiliki bobot berat badan maksimal 16 kilogram.

Dalam penggunaannya sendiri, harus dipasang di bagian kursi belakang dan bukan di samping juru kemudi. Selain itu, menghadapnya juga perlu ke belakang mengingat otot leher bayi belum terlalu kuat, sehingga rawan mengalami cedera saat terjadi benturan atau kecelakaan.

  • Menghadap ke Depan

Baby carseatjenis ini hanya digunakan ketika anak sudah memiliki berat badan minimal 10 kilogram dan maksimal 36 kilogram. Jika para orang tua memilih tipe ini, pastikan anak selalu menggunakan sabuk pengaman seperti halnya orang dewasa.

  • Dua Arah

Jenis tempat duduk khusus anak di mobil lainnya adalah tipe dua arah, yakni bisa menghadap ke depan dan belakang. Baby car seat jenis ini biasanya adalah all in one atau three in one karena biasa juga digunakan lagi menjadi booster.

Dalam penggunaannya, barang tersebut diperuntukan untuk bayi yang baru lahir sampai si buah hati memiliki berat badan hingga 18 kilogram. Dalam pemasangannya sendiri disarankan menghadap belakang. Sementara untuk anak yang memiliki berat badan maksimal 30-36 kilogram, pemasangan bisa dilakukan menghadap ke depan.

Biasanya, para orang tua memilih baby carseat jenis ini dengan ragam alasan. Salah satunya lebih praktis dan tidak harus gonta-ganti. Hanya saja, jenih ini terbilang berat sehingga hanya bisa digunakan untuk mobil.

Terlepas dari jenis-jenis tersebut, ada juga tipe-tipe bentuk baby car seat. Pertama, ada bucket seat. Tipe ini bentuknya seperti keranjang dan diletakkan di kursi bagian kedua mobil atau tidak di kursi depan. Untuk orang tua yang anaknya baru lahir sampai usia empat bulan, disarankan menggunakan tipe ini.

Bila sang anak berusia empat bulan sampai dua tahun, para orang tua bisa menggunakan tipe infant car seat untuk buah hati. Model baby car seat seperti ini diperuntukan untuk berat badan maksimal 25 kilogram. Posisi tipe ini juga masih di kursi tengah mobil.

Kemudian, jika si kecil sudah berusia tiga sampai enam tahun, orang tua bisa menggunakan tipe car seat. Model ini mirip kursi mobil biasa, namun juga dilengkapi sabuk pengaman sendiri. Penempatannya juga masih di belakang.

Berikutnya, ada pula baby car seat yang bentuknya booster seat. Modelnya sendiri seperti ganjalan tempat duduk yang bertujuan menambah tinggi jok tersebut. Fungsinya, agar sang anak bisa menggunakan sabuk pengaman bawaan mobil. Biasanya, jenis ini digunakan untuk anak yang berusia maksimal 12 tahun. Namun, penempatannya juga masih di belakang kursi atau tidak di kursi sebelah kemudi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kita dapat mengetahui bahwa tidak semua jenis baby car seat bisa digunakan untuk semua umur dan berat badan anak. Dengan demikian, diharapkan para orang tua betul-betul memperhatikannya demi keselamatan si buah hati.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*