Inilah Pantangan Ibu Menyusui

Dianggap membahayakan kesehatan bayi, banyak yang berpikir dua kali bagi ibu menyusui mewarnai rambut mereka. Hal ini ternyata tak hanya berlaku untuk ibu hamil, pantangan ibu menyusui yang satu ini perlu diperhatikan guna mencegah efek yang timbul terhadap air susu ibu (ASI) yang tentunya dikonsumsi oleh si bayi.

Apabila pantangan bagi ibu menyusui tidak dilakukan, hal itu bisa menimbulkan risiko bagi ibu dan juga bayinya. Selain itu mematuhi pantangan ini juga bisa menjadi langkah menunjang proses menyusui yang baik dan kelancaran pemberian ASI, lantas bagaimana dengan mewarnai rambut dan dampaknya terhadap ibu menyusui.

Dampak Ibu Menyusui Mewarnai Rambut

Perlu diketahui bahwa pewarna rambut mengandung zat kimia yang salah satunya bernama ammonium. Zat kimia inilah yang membuat para ibu yang menyusui khawatir untuk mewarnai rambut mereka. Meski demikian, hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena jumlah zat kimia yang masuk ke aliran rambut melalui pori-pori kulit sangat sedikit.

Zat kimia itu tidak akan mungkin masuk ke dalam asi dan membahayakan kesehatan bayi, mewarnai rambut dalam masa menyusui dapat dikatakan cukup aman untuk dilakukan. Meski demikian, para ibu menyusui harus memperhatikan kondisi kulit kepala jika ingin mewarnai rambut agar tidak terluka, karena luka di kulit kepala bisa membuat banyak zat kimia masuk ke dalam aliran darah.

Pantangan Lain Ibu Menyusui

  1. Rokok

Ibu menyusui tidak boleh merokok karena bisa menyebabkan bayi terpapar nikotin, tak hanya asap yang dikeluarkan nikotin juga kemungkinan masuk ke dalam ASI. Paparan asap dan nikotin ini bisa meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak, kemungkinan bayi akan mengalami mual, muntah, kram perut dan diare.

  1. Minuman Alkohol

Zat berbahaya yang ada di dalam alkohol bisa masuk ke dalam ASI, hal ini akan berdampak pada aroma serta rasa ASI. Hal ini akan mempengaruhi pola konsumsi ASI pada bayi sekaligus pola tidur bayi, selain itu minuman beralkohol juga bisa mempengaruhi produksi ASI. Terutama bir, karena bisa menghambat refleks untuk mengeluarkan ASI.

  1. Ikan Mengandung Merkuri Tinggi

Kandungan nutrisi ikan termasuk tinggi, namun nyaris semua ikan mengandung merkuri yang merupakan polutan sangat berbahaya. Merkuri adalah racun bagi saraf-saraf tubuh, tak hanya ikan besar yang berada di posisi atas rantai makanan tetapi juga ikan-ikan kecil yang menjadi makanan ikan besar.

  1. Buah dan Sayuran

Tak semua jenis buah dan sayuran, dalam artian terdapat beberapa jenis tertentu yang mengandung merkuri. Beberapa jenis buah dan sayuran yang menjadi pantangan ibu menyusui seperti kacang, kedelai, gandum, jagung, bawang hingga kubis. Kemudian lemon, jeruk nipis, stroberi, kiwi dan nanas juga tidak boleh dikonsumsi ibu menyusui.

  1. Kafein

Kafein muncul tidak hanya dari kopi, melainkan juga dari teh dan minuman bersoda, kafein yang dikonsumsi ibu menyusui akan masuk ke dalam ASI. Kemungkinan bisa menyebabkan bayi tetap terjaga, meskipun belum ada bukti yang pasti jika kafein akan menimbulkan masalah ringan hingga serius terhadap bayi.

  1. Obat-obatan Herbal

Lebih mengkhawatirkan ketimbang ibu menyusui mewarnai rambut, obat-obatan herbal yang dikonsumsi di masa menyusui membuat ibu dan anak terancam bahaya yang lebih nyata. Hal ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui dampak yang akan muncul atau dialami si ibu setelah mengonsumsi obat-obatan herbal di masa menyusui.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*