Bibir Sobek, Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

bibir sobek

Kulit bibir yang halus dan rentan pecah-pecah dalam cuaca dingin dan kering, dapat dengan mudah menyebabkan bibir sobek. Bibir sobek mengacu pada luka terbuka atau luka di bibir.

Apalagi bibir juga tidak mengandung kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Sehingga lebih rentan mengering, dan pecah-pecah.

Penyebab bibir sobek pun bisa bermacam-macam. Mari kenali penyebab seseorang rentan mengalami bibir sobek untuk menentukan cara terbaik untuk menangani dan mencegah terjadi kembali di masa mendatang. 

Berikut ini beberapa hal yang bisa jadi pemicu dan penyebab bibir sobek pada seseorang.  

1. Bibir Pecah 

Bibir pecah-pecah adalah salah satu bentuk peradangan bibir yang dipicu oleh iritasi kulit. Bibir bisa menjadi sangat kering dan pecah-pecah karena faktor lingkungan seperti cuaca dingin, udara kering, dan paparan angin. 

Alhasil bibir menjadi rentan mengelupas, mengelupas, pecah, kering, hingga sobek karena tidak memiliki perlindungan yang sama dari berbagai unsur seperti kulit lainnya. 

Kulit bibir juga tidak dapat menghasilkan kelembapan sendiri.

2. Kerusakan akibat sinar matahari

Tahukah Anda jika paparan jangka panjang dapat menyebabkan bibir menjadi kaku dan kering? Hal ini dapat mengakibatkan bibir sobek. 

Untuk itu, selain menggunakan tabir surya untuk melindungi tubuh, Anda juga harus melindungi bibir dari sinar UV matahari yang berbahaya. Gunakan pelembab bibir untuk mengatasinya. Bibir yang tidak terlindungi terkena sinar matahari dapat menyebabkan peradangan.

3. Cedera bibir

Bibir sobek juga bisa terjadi setelah cedera. Cedera bisa berupa pukulan ke mulut, jatuh, dan suatu benda keras mengenai mulut Anda.  

Selain bibir sobek, akibat cedera ini Anda juga bisa mengalami pendarahan dan pembengkakan.

4. Dehidrasi

Terkadang, bibir sobek bisa disebabkan oleh masalah medis yang mendasari seperti dehidrasi yang terjadi saat tubuh Anda tidak memiliki cukup cairan. 

Anda bisa mengalami dehidrasi karena muntah, diare, keringat berlebih, dan penyakit. Ada juga risiko dehidrasi jika Anda tidak mengonsumsi cukup cairan. Dehidrasi membuat tubuh Anda lebih sulit berfungsi dengan baik, salah satunya membuat bibir jadi rentan kering dan sobek. 

5. Kekurangan vitamin dan mineral

Vitamin B termasuk tiamin, niasin, biotin, asam folat, dan riboflavin yang larut dalam air yang berperan dalam metabolisme, memberikan energi, dan membantu tubuh Anda melawan penyakit.

Karena vitamin B juga berkontribusi pada kesehatan kulit, kekurangan vitamin B dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, bibir pecah-pecah, kekeringan, dan ruam. 

Kadar zinc dan zat besi yang rendah juga bisa menyebabkan bibir sobek, terutama di sudut mulut.

6. Alergi

Reaksi alergi terhadap lipstik, pasta gigi, pelembab, dan benda apa pun yang dioleskan ke atau di sekitar bibir Anda dapat menyebabkan bibir sobek dan pecah-pecah. Gejala lain bisa termasuk kekeringan parah, iritasi dan gatal-gatal, atau ruam akut seperti eksim di bibir.

Jika Anda mengalami masalah bibir setelah menggunakan produk bibir baru, hentikan penggunaan dan lihat apakah kondisi Anda membaik. Kondisi ini bisa berlanjut jika masalah penyebab alergi tidak diidentifikasi dan diperbaiki.

7. Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko bibir sobek dan pecah-pecah. Obat dan suplemen yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah meliputi:

  • vitamin A
  • retinoid (Retin-A, Differin)
  • lithium (biasanya digunakan untuk mengobati gangguan bipolar)
  • obat kemoterapi

8. Angular Cheilitis

Beberapa orang juga mungkin mengalami bibir sobek dan pecah-pecah yang lebih parah karena mengalami Angular Cheilitis. Kondisi ini sering dikaitkan dengan infeksi dan penyakit inflamasi, seperti penyakit Crohn, trauma gigi, dan produksi air liur yang berlebihan. 

Selain itu, orang dewasa dan anak-anak yang memiliki kawat gigi ortodontik, memakai gigi palsu, atau menggunakan empeng semuanya rentan terkena cheilitis.

Angular cheilitis secara khusus memengaruhi sudut mulut dan dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan sejumlah penyebab lainnya.

Cheilitis sering menjadi penyebab bibir sobek dan pecah-pecah yang parah. Selain bibir sobek, beberapa kondisi lain yang bisa jadi tanda anda mengalami cheilitis antara lain:  

  • bibir berwarna merah jambu tua atau merah
  • memiliki tekstur yang menggumpal
  • mengembangkan bisul
  • memiliki plak putih di permukaan

Jika Anda mengalami ini, Anda akan membutuhkan diagnosa dan pengobatan yang tepat dari dokter. Temuilah dokter agar Anda bisa segera mendapat penanganan yang tepat dari gejala bibir sobek akibat cheilitis. 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*