Berapa Banyak Popok Mamamia Yang Diperlukan?

Menjadi orang tua yang baru pertama kali memiliki anak merupakan sebuah pengalaman yang menakutkan, membingungkan, namun sangat menyenangkan. Salah satu hal yang paling menantang adalah ketika bayi buang air kecil ataupun besar. Dalam beberapa minggu pertama, Anda akan menghadapi banyak popok basah dan kotor. Untuk mempersiapkan diri terhadap fenomena ini, kebanyakan orang tua akan banyak menyimpan popok seperti popok mamamia. Hal ini dapat menjadi sebuah tugas yang cukup menantang, mengingat ada banyak faktor yang dapat memengaruhi bagaimana memilih popok yang tepat, mulai dari berat badan bayi, bentuk, dan juga harga dari popok itu sendiri. 

Sangat mudah untuk khilaf saat berbelanja popok mamamia dan perlengkapan lainnya saat menjadi orang tua baru. Namun, memahami apa yang dibutuhkan oleh bayi sebelum Anda berbelanja perlengkapan bayi merupakan hal yang esensial. Hal pertama dalam membeli popok untuk bayi adalah memastikan apakah Anda ingin menggunakan popok kain atau popok sekali pakai seperti popok mamamia. Orang tua yang memutuskan untuk menggunakan popok sekali pakai dapat memperkirakan bahwa bayi akan membutuhkan sekitar 3000 popok sekali pakai pada tahun pertamanya. Para orang tua yang sudah berpengalaman biasanya sudah setia dengan satu merek popok seperti popok mamamia, namun mereka yang baru saja memiliki anak akan kebingungan dalam memilih merek popok yang berkualitas. 

  • Memulai penyimpanan

Anda bisa memulai proses penyimpanan dengan langkah kecil. Cobalah untuk menyimpan tidak lebih dari 1 ukuran pada minggu-minggu pertama, untuk berjaga-jaga apabila Anda tidak menyukai merek pertama yang Anda coba. Apabila Anda dan bayi menyukainya, Anda bisa membeli lebih dan menyimpan popok untuk jangka waktu 1 tahun penggunaan. Penting untuk diingat bahwa Anda juga harus memperhatikan berat badan bayi dan laju pertambahan berat badannya. 

  • Frekuensi penggantian

Anda perlu mengganti popok setiap kali ia mengompol atau buang air besar, atau setiap 2 hingga 3 jam. Beberapa orang tua melaporkan mereka mengganti popok dalam jangka waktu yang tidak sesering itu untuk menghemat popok dan biaya yang dikeluarkan. Namun, terlalu lama membiarkan popok yang basah dan kotor pada bayi dapat menyebabkan ruam popok dan infeksi jamur. 

  • Ukuran yang lebih besar

Apabila berat badan bayi melebihi dua ukuran popok yang berbeda, sudah saatnya Anda menggunakan popok mamamia dengan ukuran yang lebih besar. Anda akan tahu waktu yang tepat menggunakan popok berukuran besar saat Anda melihat kulit anak iritasi, berwarna merah, dan adanya bekas tanda bukaan popok yang elastis menyakiti kulit paha atau perut anak. Idealnya, dua jari harus dapat dimasukkan di antara bukaan pinggang dan perut bayi. Indikasi lain bahwa bayi membutuhkan popok mamamia yang berukuran besar adalah apabila popok bocor. Apabila popok tidak dapat menyimpan kelembapan, ini adalah tanda bahwa anak membutuhkan ukuran popok yang lebih besar. 

  • Popok kain

Orang-orang yang memutuskan menggunakan popok kain perlu memiliki sekitar 20 buah popok. Mungkin terlihat berlebih dan mahal, namun angka tersebut masuk akal mengingat seberapa sering bayi buang air kecil dan besar. 

Semua bayi memiliki kebutuhan yang berbeda. Pada saat Anda memilih jenis popok dan seberapa banyak popok mamamia yang perlu dibeli, konsultasi dengan orang tua lain yang sudah memiliki pengalaman mengenai hal ini. Tidak peduli seberapa banyak biaya yang dikeluarkan atau apakah Anda menggunakan popok sekali pakai atau popok kain, kenyamanan dan kesehatan kulit bayi adalah hal yang paling penting. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*