6 Penyebab Keluar Darah Saat Hamil Muda Setelah Berhubungan Seksual

6 Penyebab Keluar Darah Saat Hamil Muda Setelah Berhubungan Seksual

Saat sedang hamil muda, memang kondisi kesehatan Anda agak rentan dan perlu berhati-hati. Termasuk saat berhubungan seks dengan pasangan. Mungkin saja Anda mengalami keluar darah saat hamil muda pasca melakukan hubungan intim. Namun, apakah kondisi ini berbahaya?

Sebenarnya Anda tidak perlu khawatir, sebab, setiap tidak semua pendarahan yang terjadi selama masa kehamilan itu berisiko tinggi yang membahayakan janin, lho. 

Ternyata, keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan seksual dengan pasangan juga minim menyebabkan keguguran. Lagi pula, janin tidak berada di area di mana berhubungan intim. Janin juga dilindungi oleh cairan ketuban dalam rahim sehingga cukup aman sekadar untuk berhubungan seksual.

Meski begitu, bukan berarti Anda tidak perlu mencari tahu apa saja faktor risiko yang menyebabkan terjadinya perdarahan setelah melakukan hubungan seksual, bukan? Kenapa bisa keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan seksual? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tentu ada jawabannya pada artikel ini.

Penyebab Keluar Darah Saat Hamil Muda

Berhubungan seksual saat sedang hamil tentu saja tidak dilarang. Akan tetapi, ada beberapa penyebab yang membuat keluarnya darah saat hamil muda setelah berhubungan. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya berikut ini:

  1. Perubahan Serviks

Leher rahim atau serviks merupakan bagian tubuh yang menghubungkan rahim dengan vagina. Ketika wanita sedang menjalani masa kehamilan, maka leher rahim ini memiliki tekstur yang berubah dan lebih sensitif. 

Ketika melakukan hubungan seksual, penetrasi penis ke dalam vagina bisa membuat serviks tergores dan menyebabkan berdarah. Biasanya kondisi perdarahan karena tekstur serviks berubah ini terjadi di masa-masa awal kehamilan.

  1. Terjadinya Perdarahan Implantasi

Perdarahan implantasi juga mungkin jadi penyebab vagina berdarah setelah berhubungan intim. Implantasi maksudnya adalah proses saat sel telur yang sudah dibuahi tertanam di lapisan rahim sehingga menyebabkan terjadinya perdarahan. Kondisi ini biasanya bersifat ringan, hanya berlangsung 2-7 hari lamanya.

  1. Terlukanya Vagina

Saat berhubungan seks, biasanya lapisan epitel vagina bisa mengalami robek jika suami melakukan penetrasi yang terlalu keras atau kasar. Selain itu, bagi Anda yang menggunakan sex toy (Mainan seks), jika terlalu kasar juga bisa menyebabkan vagina terluka.

  1. Servisitis

Servisitis atau infeksi dan peradangan pada serviks biasanya juga dapat menyebabkan perdarahan. Selain keluar darah, ada beberapa gejala infeksi serviks yang perlu diwaspadai, yaitu terasa gatal-gatal, perdarahan vagina, keputihan, hingga terasa sakit ketika berhubungan seksual. Segeralah hubungi dan diskusi dengan dokter untuk memeriksakan kondisi Anda.

  1. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik juga bisa menyebabkan keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan seksual dengan pasangan. Kehamilan ektopik juga sering disebut kehamilan palsu. Biasanya terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi tidak tertanam di rahim.

  1. Keguguran

Meski disebutkan bahwa berhubungan intim tidak akan menyebabkan keguguran, namun jika terjadi perdarahan hebat setelah berhubungan intim, maka mungkin saja Anda mengalami tanda-tanda keguguran. 

Biasanya keguguran ditandai dengan perdarahan yang disertai dengan kram bagian perut bawah dan keluarnya gumpalan daging dari vagina. Maka segeralah untuk menemui dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan.

Mencegah Keluar Darah Saat Hamil Muda Setelah Berhubungan Seksual

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir keluarnya darah setelah berhubungan. Simak berikut ini!

  • Coba posisi seks yang nyaman bagi Anda ibu hamil
  • Mintalah agar pasangan lebih pengertian untuk lebih pelan saat berhubungan seks
  • Anda juga bisa menggunakan pelumas seks yang berbahan dasar air agar membantu mengurangi gesekan kasar saat berhubungan intim. Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa jika ingin pelumas seks yang alami
  • Menggunakan kondom juga dapat membantu mengurangi risiko perdarahan keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan seks.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*